Operasi Zebra Candi 2025 Polres Magelang Mendapati 195 Pelanggaran ETLE dan 331 Teguran
MAGELANG_WARTAINDONESIA.co – Memasuki hari kesembilan Operasi Zebra Candi 2025, Polres Magelang Kota telah mendapati 195 pelanggaran melalui Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) terhadap pengendara pada Selasa, (25/11/25).
Plt. Kasat Lantas Polres Magelang Kota, IPTU Joko Sudarmanto, mengatakan bahwa, kegiatan ini terus difokuskan pada penegakan disiplin lalu lintas. Serta, edukasi keselamatan berkendara kepada masyarakat.
“Polres Magelang Kota terus meningkatkan kegiatan sosialisasi tertib lalu lintas di sejumlah titik strategis. Terutama di Jalan Sudirman dan Jalan Veteran,” ucap IPTU Joko.
Menurut IPTU Joko, dua lokasi tersebut dipilih karena merupakan pusat mobilitas masyarakat yang tinggi sehingga efektif untuk penyebaran pesan keselamatan.
Selain edukasi, penindakan terhadap pelanggaran lalu lintas juga berlangsung intensif. Berdasarkan data yang dihimpun hingga hari kesembilan, sebanyak 195 pelanggar ditindak melalui ETLE. Sementara 331 pengendara mendapatkan teguran langsung dari personel di lapangan.
IPTU Joko menegaskan bahwa tilang manual tetap diberlakukan secara selektif sesuai jenis pelanggaran. Pada hari kesembilan operasi, tercatat sembilan tilang manual diberikan kepada pengendara, terutama pelanggaran penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis serta ketidaksesuaian Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB).
Evaluasi sementara menunjukkan bahwa pelanggaran administratif mendominasi penindakan. Banyak pengendara kedapatan tidak membawa atau tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM), serta ditemukan pula Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) yang sudah tidak berlaku. Pelanggaran administratif ini dinilai berpotensi mengganggu keamanan dan keselamatan saat berkendara.
Pada masa operasi ini, Polres Magelang Kota juga mencatat empat kejadian kecelakaan lalu lintas. IPTU Joko menjelaskan bahwa seluruh kejadian tersebut disebabkan oleh faktor human error, seperti kurang konsentrasi, tidak mematuhi rambu, dan tidak menjaga jarak aman antar kendaraan.
Upaya preventif terus ditekankan melalui imbauan langsung kepada masyarakat serta penyebaran informasi keselamatan di media sosial resmi kepolisian. Personel di lapangan juga aktif memberikan arahan agar masyarakat memahami pentingnya keselamatan dalam setiap aktivitas berkendara.
“Keselamatan adalah prioritas. Kami mengimbau masyarakat agar selalu tertib berlalu lintas demi kenyamanan dan keamanan bersama,” tegas IPTU Joko.
IPTU Joko juga menegaskan bahwa Operasi Zebra Candi 2025 bukan hanya fokus pada penindakan, tetapi juga untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan diri dan pengguna jalan lainnya.
Dengan mobilitas masyarakat yang tinggi di Kota Magelang, Polres Magelang Kota berkomitmen untuk terus memperkuat pengawasan, pelayanan, serta edukasi publik. Harapannya, ketertiban dan keselamatan lalu lintas di wilayah Kota Magelang dapat terjaga dan semakin meningkat. (*)
- Pewarta : Diwan Ndut
- Foto : Istimewa
- Penerbit : Rizal IT