Grand Mercure Malang Tanam Mangrove di Pantai Tamban Malang Selatan

MALANG || WARTAINDONESIA.co – Dalam rangka memperingati Hari Bumi Sedunia 2026, Grand Mercure Malang Mirama menggelar aksi peduli penanaman bibit mangrove di kawasan pesisir Pantai Tamban Malang.

Mengusung tema “Menanam Mangrove, Menitipkan Kebaikan Untuk Masa Depan”, aksi peduli yang dilakukan pada Rabu, (204/26) ini, Grand Mercure Malang Mirama berkolaborasi bersama Bumi Baik dan Gunung Pithing Mangrove Conservation.

Sugito Adhi, GM Grand Mercure Malang Mirama menyampaikan bahwa, aksi ini bertujuan untuk memperkuat benteng alami pesisir selatan Malang dari ancaman abrasi. Serta, meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya ekosistem payau bagi keberlangsungan hayati.

Sugito Adhi, GM Grand Mercure Malang Mirama tanam bibit mangrove di kawasan pesisir Pantai Tamban Malang. (Foto : Istimewa/Warta Indonesia)

“Pantai Tamban dipilih karena posisinya yang strategis namun rentan terhadap pengikisan garis pantai. Dimana, Mangrove memiliki peran krusial dalam sekuestrasi karbon yang dapat menyerap emisi karbon jauh lebih efektif dibandingkan hutan daratan,” ucap Sugito.

Selain itu, lanjut Sugito, proteksi pesisir yang menjadi pemecah gelombang alami untuk melindungi pemukiman warga sekitar dan habitat alami yang dapat menyediakan tempat pembiakan bagi ikan, kepiting, dan biota laut lainnya yang menjadi sumber mata pencaharian nelayan lokal.

Penanaman 60 bibit pohon mangrove dilakukan di kawasan pesisir Pantai Tamban, Desa Tambakrejo, Kabupaten Malang dengan melibatkan kurang lebih 25 partisipasi baik itu dari pihak Grand Mercure Malang Mirama, Bumi Baik hingga para kelompok dari Gunung Pithing Mangrove Conservation yang ikut dalam peresmian acara tersebut.

Menurut Sugito, program ini merupakan projek kedua yang diselenggarakan oleh Grand Mercure Malang Mirama secara bersama dan berkolaborasi khususnya yang bersifat lingkungan dengan Bumi Baik.

Dalam momentum peringatan Hari Bumi 2026, Grand Mercure Malang Mirama ingin mencoba bersinergi dan berkontribusi bersama dalam upaya – upaya menjaga pelestarian lingkungan dengan salah satunya lewat aksi penanaman bibit pohon mangrove ini yang dimana menjadi salah satu bentuk dukungan dalam upaya menjaga kelestarian kawasan pesisir pantai yang ada di daerah Malang Raya.

Baca Juga  Seniman Surabaya dan Malang Berkolaborasi Unjuk Karya Terbaik di Grand Mercure Malang

“Kegiatan ini tidak hanya sekadar menanam, tetapi juga mencakup edukasi singkat mengenai tata cara perawatan bibit agar memiliki tingkat keberlangsungan hidup (survival rate) yang tinggi.,” terangnya.

Ditempat yang sama, Edy Sulaksono perwakilan pengurus dari Gunung Pithing Mangrove Conservation memberikan apresiasi kepada Grand Mercure Malang Mirama dalam inisiatif dan kontribusi nyata dalam gerakan aksi untuk lingkungan.

“Mangrove adalah pahlawan tanpa tanda jasa bagi ekosistem laut. Selain menjadi penyerap karbon yang luar biasa, akarnya menjadi rumah bagi kehidupan bawah laut,” ungkap Edy.

Aksi ini adalah langkah nyata untuk memulihkan keseimbangan alam yang selama ini mungkin terlupakan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi dukungan perluasan tanaman mangrove yang saat ini sudah mencapai kurang lebih 22 hektar lahan dan akan terus bertambah dengan didukung banyak mitra seperti Grand Mercure Malang Mirama. (*)

  • Pewarta : Moch Iklas
  • Foto : Istimewa
  • Editor : Ronie Dwito

You may also like...