PIM Pharmaceuticals Resmikan Fasilitas Produksi Eksipien Pharma Grade Pertama di Indonesia
PANDAAN || WARTAINDONESIA.co – Sebagai langkah awal mengurangi ketergantungan industri farmasi terhadap impor, PT PIM Pharmaceuticals melakukan langkah strategis dengan meresmikan fasilitas produksi Eksipien Pharma Grade pertama di Indonesia.
Peresmian fasilitas produksi Eksipien Pharma Grade yang dilaksanakan pada Kamis, (08/10/26) ini dihadiri langsung oleh Direktur Utama PT PIM Pharmaceuticals, Tirta Kusuma dan disaksikan Deputi Bidang Pengawasan Obat, Narkotika, Psikotropika, Prekursor dan Zat Adiktif BPOM RI, dr. William Adi Teja, MD., BMed., MMed.
Direktur Utama PT PIM Pharmaceuticals, Tirta Kusuma, menyampaikan bahwa, fasilitas ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk memperkuat kemampuan industri farmasi nasional. Karena, selama ini kebutuhan eksipien di Indonesia masih banyak bergantung pada impor.
“Sebagai salah satu komponen penting dalam formulasi obat, eksipien berperan dalam mendukung proses pembuatan serta menjaga stabilitas, kualitas, dan karakteristik sediaan farmasi,” ucapTirta.
“Untuk digunakan dalam industri farmasi, eksipien harus memenuhi persyaratan mutu pharmaceutical grade serta diproduksi melalui proses dan fasilitas yang memenuhi standar yang ditetapkan,” sambungnya.
Menurut Tirta, fasilitas ini telah memperoleh sertifikasi Cara Pembuatan yang Baik untuk Eksipien (CPB Eksipien) dari BPOM RI dan memproduksi PIMSTARCH 200 berbahan pati jagung serta PIMSTARCH 100 berbahan pati singkong
Melalui fasilitas ini, lanjut Tirta, PT PIM Pharmaceuticals berkomitmen untuk mengembangkan produksi eksipien berkualitas pharmaceutical grade di dalam negeri. Ini merupakan langkah awal PIM untuk terus mengembangkan bahan baku dan teknologi farmasi Indonesia.
PIMSTARCH 100 dan PIMSTARCH 200 dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan industri farmasi dan dapat digunakan dalam formulasi tablet sebagai bahan pengisi maupun pengikat.
Tirta berharap, kehadiran fasilitas ini dapat memperkuat rantai pasok industri farmasi nasional, meningkatkan penggunaan eksipien produksi dalam negeri, serta membuka peluang pengembangan berbagai eksipien pharmaceutical grade lainnya di Indonesia.
Perlu diketahui, PT PIM Pharmaceuticals adalah perusahaan farmasi Indonesia yang berdiri sejak 1934 dan telah lebih dari sembilan dekade memproduksi berbagai produk kesehatan. Diantaranya, CTM dan PIM-TRA-KOL Series, serta berbagai produk farmasi dan produk berbasis bahan alam.
“Dengan pengembangan fasilitas eksipien pharmaceutical grade, PIM memperluas kapabilitasnya dari produksi obat jadi ke produksi eksipien, sebagai bagian dari transformasi perusahaan dan kontribusinya terhadap penguatan industri farmasi nasional,” ungkap Tirta. (*)
- Pewarta : Moch Iklas
- Foto : Iklas
- Editor : Ronie Dwito