Asah Ketangkasan, Pelindo III Adakan Simulasi Penanganan Bahaya Kebakaran

SURABAYA_WARTAINDONESIA.co – Tingkatkan pengetahuan sekaligus mengasah kecepatan dan ketangkasan dalam menangani bahaya kebakaran dilingkungan kerja, Pelindo III menggelar kegiatan simulasi bahaya kebakaran.

Kegiatan simulasi bahaya kebakaran pada Kamis, 11 Februari 2021 Terminal Nilam Petikemas diikuti sekitar 65 pegawai dan tenaga ahli daya dilingkungan Pelindo III Regional Jawa Timur.

Dalam kesempatan tersebut, Tim Health, Safety, Security and Environment (HSSE) Regional Jawa Timur khususnya Tim Pemadam Bahaya Kebakaran (PBK) Pelabuhan Tanjung Perak – Surabaya mengasah ketrampilan Drill dan Uji Coba Penggunaan Hydrant bagi personil PBK.

Agus Setiawan Nazar, Deputy Regional Manajer HSSE mengatakan bahwa, kegiatan Simulasi Penanganan Bahaya Kebakaran tersebut merupakan agenda rutin Tim HSSE Regional Jawa Timur yang diselenggarakan setiap 6 (enam) bulan.

“Sekaligus, sebagai akhir rangkaian agenda kegiatan di Bulan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) Nasional Tahun 2021 di lingkungan PT Pelabuhan Indonesia III (Persero), menyusuli agenda kegiatan serupa yang telah diselenggarakan 1 (satu) pekan sebelumnya yaitu pada hari Rabu, tanggal 03 Februari 2021 bertempat di Dermaga Jamrud Utara (Belakang Gudang Jumbo),” ucap Agus, Kamis, (11/02/21).

Sedangkan, lanjut Agus, tujuan dari pelaksanaan kegiatan tersebut adalah agar seluruh personil PBK di lingkungan kerja PT. Pelabuhan Indonesia III (Persero) Grup khususnya Regional Jawa Timur dapat terus meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya bahaya kebakaran di tengah masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Tingkat Mikro yang sedang berlaku di Provinsi Jawa Timur khususnya di wilayah 3 (tiga) Kota dan Kabupaten Utama meliputi Surabaya Raya, Malang Raya dan Madiun Raya demi mencegah semakin meluasnya penyebaran dan penularan Covid-19 di Indonesia.

“Diharapkan, dengan adanya kegiatan dimaksud maka Pelindo III khususnya Regional Jawa Timur dapat tetap menjaga terlaksananya Prosedur Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) saat melaksanakan aktivitas kerja sehari-hari demi mempertahankan Komitmen Zero Accident sebagaimana yang telah berjalan selama ini,” ungkap Agus. (*)

  • Pewarta : Tulus W
  • Foto : Istimewa
  • Penerbit : Dwito
Baca Juga  KPPU : Melambungnya Harga Gula Tidak Secara Otomatis Melanggar UU No. 5

You may also like...