Astra Salurkan Bantuan Instalasi Air Bersih Hingga Ambulans untuk Mendukung Penanganan Pascabencana di Sumatra
JAKARTA || WARTAINDONESIA.co – Melalui program Nurani Astra, Astra kembali menyalurkan bantuan tanggap darurat guna mendukung penanganan pascabencana bagi masyarakat terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor di wilayah Aceh dan Sumatra.
Bantuan tersebut merupakan bantuan lanjutan tanggap darurat tahap pertama yang telah disalurkan sejak Desember 2025 bersama perusahaan perusahaan Grup Astra. Serta, secara bertahap pendistribusiannya dilanjutkan pada awal tahun 2026.
Presiden Direktur Astra Djony Bunarto Tjondro menyampaikan bahwa, melalui bantuan tenda darurat, air bersih, fasilitas sanitasi, kesiapan ambulans dan bantuan lain di tahap ini, Astra berharap dapat membantu meringankan beban saudara-saudara yang terdampak di awal masa pemulihan.
“Dalam pendistribusiannya, Nurani Astra juga terus bersinergi dengan berbagai lembaga kemanusiaan serta instansi pemerintah,” ucap Djony, Rabu, (07/01/26).
Menurut Djony, bantuan tersebut disalurkan ke sejumlah wilayah terdampak, meliputi Tamiang, Langsa, dan Bireuen di Aceh, Tapanuli Tengah dan Tapanuli Selatan di Sumatra Utara, serta Kabupaten Agam di Sumatra Barat.
Djony juga menjelaskan, pada tahap pertama, Nurani Astra telah menyalurkan 135,68 ton beras, 10.000 liter air bersih layak konsumsi, 5.477 kaleng sarden, 7.881 liter minyak, 1.263 dus mie instan, 1.286 kilogram gula pasir, 1.895 dus teh, 2.560 paket kebutuhan kebersihan dan sanitasi personal serta 992 kaleng susu.
Sementara, bantuan pada tahap ini mencakup 600 unit paket shelter, yang terdiri dari tenda darurat, alas kasur dan selimut, 900 paket sembako, 600 paket kebutuhan kebersihan dan sanitasi personal, renovasi masjid, pembangunan 5 unit instalasi air bersih dan fasilitas sanitasi, 750 paket perlengkapan sekolah, 620 perlengkapan ibadah, serta layanan bantuan medis.
“Seluruh bantuan disiapkan berdasarkan kebutuhan di lapangan dan akan disalurkan secara bertahap sesuai kondisi serta prioritas wilayah terdampak,” terangnya.
Selain itu, upaya penanganan pascabencana di wilayah terdampak juga dilakukan melalui kolaborasi Grup Astra bersama Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, yang dilaksanakan secara bertahap sejak 26 Desember 2025 melalui pemeriksaan dan perbaikan unit ambulans serta kendaraan operasional dinas kesehatan di wilayah terdampak.
Hingga saat ini, sebanyak 126 unit ambulans yang tersebar di 4 titik di Aceh, 17 titik di Sumatra Utara, dan 10 titik di Sumatra Barat telah diperiksa dan diperbaiki. Proses perbaikan ini melibatkan dukungan AUTO2000, Astra Daihatsu, dan Astra Isuzu guna memastikan kesiapan armada layanan kesehatan dalam mendukung penanganan darurat di wilayah terdampak.
“Dukungan yang dilakukan ini merupakan bantuan lanjutan dan komitmen Astra untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui kontribusi sosial yang berkelanjutan,” ungkap Djony.
Astra akan terus memantau perkembangan situasi dan menyesuaikan dukungan sesuai kebutuhan di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Serta, terus bersinergi dengan berbagai lembaga kemanusiaan serta instansi pemerintah untuk mendukung bantuan tersalurkan secara tepat sasaran dan menjangkau lebih banyak masyarakat terdampak. (*)
- Pewarta : Angga DKI (Artikel 9)
- Foto : Istimewa
- Editor : Ronie Dwito