BEI : Menjelang Tahun 2023 Pertumbuhan Ekonomi di Jatim Semakin Membaik

SURABAYA_WARTAINDONESIA.co – Menjelang tahun 2023 pertumbuhan ekonomi di wilayah Jawa Timur yang memiliki 29 Kabupaten dan 9 Kota ini tumbuh lebih baik hingga mencapai 5,58% YoY (Triwulan III 2021 -> Triwulan III 2022).

Hal ini disampaikan oleh Kepala KP BEI Jawa Timur, Dewi Sriana Rihantyasni dalam program Workshop Bersama Media bertema “Update Pasar Modal Jawa Timur” pada Selasa, (24/01/23) di Kantor BEI Jawa Timur.

Dewi Sriana Rihantyasni mengatakan bahwa, Bursa Efek Indonesia (BEI) Jawa Timur turut mendukung pertumbuhan ekonomi. Hal ini dibuktikan dengan adanya capaian di tahun 2022 dari SID (Single Investor Identification) & Transaksi yang mencapai hingga Rp.346.071.270.346.362,-

“Kami bersyukur BEI Jawa Timur turut mendukung pertumbuhan ekonomi. Hingga, masuk peringkat ke-3 Tertinggi Se-Indonesia,” kata Anna.

Menurut wanita yang akrab disapa Anna ini, pertumbuhan SID Pasar Modal di Jawa Timur sampai Desember 2022 adalah 1.360.011 (13,28% dari total 10.242.207). Secara YoY kenaikan jumlah SID Pasar Modal Jawa Timur sebesar 36,47%. Kenaikan jumlah SID Pasar Modal Nasional sebesar 37,30%

Sedangkan, pertumbuhan SID Saham di Jawa Timur hingga Desember 2022 adalah 587.974 (13.34% dari total 4.406.828). Secara YoY, kenaikan jumlah SID Saham Jawa Timur sebesar 29,10 %. Kenaikan SID Saham Nasional sebesar 28,88%

10 kota di Jawa Timur dengan SID Saham terbanyak adalah Surabaya 137.660, Malang 61.072, Sidoarjo 49.375, Kediri 29.060, Jember 25.806, Gresik 21.053, Banyuwangi 18.102, Madiun 16.837, Pasuruan 16.525, dan Mojokerto 16.169.

“Agar BEI bisa terus mendukung pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur, kami juga terus melakukan beberapa langkah dan strategi. Salah satunya dengan menggandeng santri dan mahasiswa untuk melek saham melalui Galeri Investasi (GI),” terangnya.

Baca Juga  PUSPAS Unair Fasilitasi Mahasiswa Lakukan Isolasi Mandiri

Perlu diketahui, hingga menjelang tahun 2023 sudah ada 80 GI BEI yang tersebar di 20 kota di Jawa Timur. Sedangkan, di periode Desember 2022 sudah ada 8 Galeri Investasi BEI baru yang masuk.

Ke 8 Galeri Investasi BEI tersebut adalah GI Syariah BEI FEBI IAIN Kediri, GI BEI STIE PGRI Dewantara Jombang, GI BEI FE Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo, GI BEI STEI Permata Bojonegoro, GI BEI BPD HIPMI Jawa Timur, GI BEI PT Pegadaian Surabaya, GI Edukasi BEI MAN 2 Malang dan GI Edukasi BEI SMAN 1 Probolinggo.

Untuk terus mendukung peningkatan perekonomian Jawa Timur terus membaik di tahun 2023, BEI Jatim juga memiliki program kerja yaitu Jariaah (Belajar Bersama Terkait Pasar Modal Syariah) dan Aksi Terpada Disabilitas (Sosialisasi dan Edukasi Terkait Pasar Modal Untuk Disabilitas). (*)

  • Pewarta : Tulus W
  • Foto : Tulus
  • Penerbit : Dwito

You may also like...