Dampak Covid-19, KAI Daop 8 Alami Penurunan Penumpang Hingga 80 Persen

SURABAYA_WARTAINDONESIA.co – Dampak dari Virus Corona (Covid -19) tidak saja memberikan duka mendalam bagi banyak masyarakat tapi juga bagi perekonomian di Indonesia. Termasuk, transpotasi Kereta Api Indonesia (KAI) yang mengalami penurunan penumpang  yang sangat signifikan.

Terlebih, menjelang lebaran 2020 kali ini KAI biasanya mengalami lonjakan penumpang dengan adanya mudik lebaran. Namun, kali ini KAI Daop 8 Surabaya mengalami penurunan penumpang hingga 80 persen akibat dampak Covid-19.

Suprapto selaku Manager Humas PT KAI Daop 8 Surabaya mengatakan bahwa, ini kali pertama dalam sejarah KAI Daop 8 Surabaya mengalami penurunan penumpang secara dratis hingga 80 persen.

“Ini terlihat dari jumlah penumpang KA yang naik di tanggal 1 Maret 2020 berjumlah 40.148 penumpang, namun pada tanggal 29 Maret 2020 jumlah penumpang yang naik di wilayah PT KAI Daop 8 Surabaya menjadi 8.190 penumpang,” kata Suprapto saat dijumpai di Kantor KAI Daop 8  Gubeng Surabaya, Selasa, (31/03/20).

“Selain penurunan jumlah penumpang yang sangat signifikan, pengurangan daya angkut KA penumpang ini menyebabkan jumlah pembatalan  tiket KA oleh masyarakat semakin meningkat. Tercatat di wilayah PT KAI Daop 8 Surabaya dalam  periode 1 s/d 29 Maret 2020 ada 45.994  tiket yang dibatalkan oleh para penumpang,” sambungnya.

Perlu diketahui, kebijakan baru KAI karena adanya Covid-19 ini penumpang yang melakukan pembatalan tiket mendapatkan uang tiket 100 persen tanpa dikurangi. Dan, meskipun adanya penurunan penumpang KAI Daop 8 Surabaya tetap akan memberikan pelayanan secara maksimal dan terbaik.

Dari pantauan wartawan wartaindonesia.co di lokasi stasiun Gubeng Surabaya tampak lengang baik di ruang tunggu maupun di pintu loket. Hanya terlihat beberapa penumpang yang menggunakan jasa transpotasi KA di stasiun Gubeng Surabaya.

Dengan adanya penurunan penumpang, PT KAI Daop 8 Surabaya kembali menambah pembatalan operasional perjalanan KA di Bulan April 2020 sebanyak 6 perjalanan KA. Total akan ada sebanyak 18 perjalanan KA di Bulan April 2020 yang akan mengalami pembatalan operasional yang terbagi dalam 4 tahap.

Tahap pertama sebanyak 3 KA, tahap kedua sebanyak 4 KA, tahap ketiga sebanyak 5 KA dan tahap keempat sebanyak 6 buah.

Pada hari biasa, total ada sebanyak 41 perjalanan KA jarak jauh (33 KA pemberangkatan awal dari Daop 8 Surabaya + 8 KA perjalanannya melintas di Daop 8 Surabaya), maka di Bulan April 2020 nanti, jumlah perjalanan hanya tinggal 23 perjalanan KA jarak Jauh (16 KA pemberangkatan awal dari Daop 8 Surabaya + 7 KA perjalanannya melintas di Daop 8 Surabaya). Sementara, untuk perjalanan KA Lokal masih tetap beroperasi sebanyak 46 perjalanan KA per harinya.

“Kami berharap agar masyarakat Jawa Timur mematuhi semua arahan dari Pemerintah dalam hal penanganan pencegahan penyebaran Covid–19 ini. Tetap tinggal dan beraktifitas di rumah, serta menghindari dari kerumunan dengan menjaga jarak minimal 1 meter. Agar, Covid-19 dapat segera teratasi,” terang Suprapto menghimbau kepada masyarakat.

KAI Daop 8 Surabaya juga menghimbau, bagi masyarakat yang ingin memesan, membatalkan atau merubah jadwal tiket KA agar menggunakan fasilitas layanan online tiket di aplikasi KAI ACCESS agar tidak perlu ke luar rumah. (*)

  • Pewarta : Tulus W
  • Potograper : Tulus
  • Penerbit : Dwito

You may also like...