Dukung UMKM Jatim Bangkit, Kemenkeu Gelar Festival UMKM Kemenkeu Satu

SIDOARJO_WARTAINDONESIA.co – Sebagai bentuk turut memberikan dukungan penuh perekonomian Jawa Timur bangkit pasca pandemi yang seleras dengan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), Kementerian Keuangan (Kemenkeu) wilayah Jawa Timur menggelar Festival UMKM Kemenkeu Satu.

Festival UMKM Kemenkeu Satu bertema “UMKM Jatim Bangkit, Ekonomi Melejit” yang diselenggarakan mulai 28-30 September 2022 di Halaman DJBC Jatim Sidoarjo ini dibuka secara resmi Staf Ahli Menkeu Bidang Penerimaan Negara,  Oza Olavia didampingi Anggota Komisi XI DPR RI, Indah Kurnia dan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Idar Parawansa.

Oza Olavia menyampaikan bahwa, Kemenkeu secara keberkelanjutan memberikan dukungan penuh terhadap perkembangan UMKM khususnya di Jawa Timur. Melalui Festival UMKM ini diharapkan bisa menjadi wadah untuk dapat memasarkan produk dan bertukar ilmu antar pelaku usaha.

“Selain itu, juga sebagai wadah bagi Kemenkeu untuk dapat mengenalkan program dukungan pemberdayaan UMKM serta mempererat sinergi antar pemerintah daerah,”  ujar Oza, Rabu, (28/09/22).

Menurut Oza, salah satu upaya Kemenkeu adalah penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Pembiayaan Ultra Mikro (Umi). Dua instrument terobosan tersebut diberikan bagi pengusaha yang sulit mengakses pinjaman di Lembaga keuangan.

Dikesempatan yang sama, Kepala Perwakilan Kemenkeu Jawa Timur sekaligus Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil Ditjen Pajak) Jawa Timur I, John Hutagaol menambahkan, UMKM merupakan penggerak perekonomian. Artinya, kalau UMKM berkeliat ekonomi nasional juga mulai bangkit.

“Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berkontribusi 57,81 persen dalam Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Jawa Timur tahun 2021,” terang John.

Sedangkan, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Idar Parawansa, mengapresiasi Kemenkeu Jawa Timur yang menghelat festival untuk 120 UMKM dari Jawa Timur. Namun, Kemenkeu Jawa Timur hendaknya dapat juga memperhatikan seluruh aspek, misalnya sertifikasi halal.

Baca Juga  Jasa Raharja Raih Penghargaan TOP BUMN Award 2021

“Masih banyak UMKM yang belum memperoleh sertifikasi halal. Kontribusi UMKM yang mencapai 57,81 persen di tahun 2021 untuk Produk Regional Domestik Bruto (PDRB) Jawa Timur memerlukan sinergi antar pemangku kepentingan agar penguatan ekosistem UMKM DI Jawa Timur terus berkelanjutan,” tandas Khofifah.

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan santunan kepada anak yatim piatu dan salah satu pelaku UMKM sebagai bentuk terima kasih dan kepedulian terhadap sesama. (*)

  • Pewarta : Tulus W
  • Foto : Istimewa
  • Penerbit : Dwito

You may also like...