Exercise ISPS Code Bukti TPS Mampu Berikan Jamin Keamanan di Pelabuhan

SURABAYA_WARTAINDONESIA.co – Halaman Terminal Petikemas Surabaya (TPS) tiba tiba dihebokan dengan banyaknya massa yang melakukan aksi demo. Dimana, massa  menuntut agar warga sekitar dipekerjakan di TPS.

Suasana terlihat mencekam karena para pendemo bertindak anarkis melakukan pembakaran ban. Terjadi bentrok dan aksi dorong-mendorong antara sekelompok massa dengan petugas keamanan.

Massa pun sempat menyusup masuk ke area terbatas TPS. Bahkan, massa nyaris menguasai pelabuhan hingga security level meningkat menjadi level 3 dan kegiatan operasional harus dihentikan. Beruntung petugas keamanan dengan sigap mengendalikan situasi.

Dalam waktu singkat, setelah dilakukan koordinasi komperhensif antara internal TPS dengan pemangku kepentingan terkait, ancaman tersebut berhasil ditangani dengan melakukan pengamanan terhadap para provokator, sehingga kegiatan operasional dapat kembali normal.

Sekretaris Perusahaan TPS, Erika A. Palupi menjelaskan bahwa, aksi massa tersebut merupakan skenario dari International Ship and Port Security (ISPS) Code exercise yang diselenggarakan TPS.

“TPS adalah terminal petikemas pertama di Indonesia yang telah mengimplementasikan ISPS code secara konsisten terhadap kapal dan fasilitas Pelabuhannya, sejak Desember 2004,” kata Erika, Jumat, (01/4/22).

Menurut Erika, pelabuhan yang melaksanakan kepatuhan terhadap ISPS Code, wajib menlaksanakan ISPS Code exercise, minimal satu kali dalam satu tahun. Exercise dilaksanakan untuk mengetahui serta melakukan evaluasi kembali terhadap kesiapan personil dalam menghadapi dan mengatasi adanya ancaman di Pelabuhan.

ISPS code merupakan aturan komprehensif yang mengatur prosedur keamanan terhadap kapal dan fasilitas Pelabuhan serta menjadi bagian dari konvensi internasional untuk keselamatan jiwa di laut (Safety of life at Sea – SOLAS). Aturan ini juga secara khusus mengatur tentang kegiatan dan langkah-langkah yang harus diambil oleh setiap negara dalam menanggulangi ancaman terorisme di laut.

Baca Juga  Berikan Kenyamanan, Semua Karyawan HARRIS Hotel Bundaran Satelit Telah Divaksin

“Latihan ini bertujuan untuk meningkatkan sinergi antara TPS dengan pemangku kepentingan, terkait manajemen pengamanan kapal dan fasilitas pelabuhan sesuai standar ISPS Code,” terangnya.

Kegiatan exercise ini melibatkan tim internal TPS yang meliputi Port Security, tim Pemadam Kebakaran dan Tim Tanggap Darurat, bersama dengan pemangku kepentingan TPS, yakni Kantor Syahbandar Utama Tanjung Perak, Polres Pelabuhan Tanjung Perak dan Tim medis RS PHC. (*)

  • Pewarta : Tulus W
  • Foto : Istimewa
  • Penerbit : Dwito

You may also like...