Jelang Mudik 2026, Bandara Juanda Lakukan Langkah Antisipai, Ini Kesiapannya

SIDOARJO || WARTAINDONESIA.co – Memasuki libur lebaran Idul Fitri 2026, Bandara Internasional Juanda telah melakukan langkah-langkah antisipatif secara menyeluruh. Baik dari sisi operasional, kesiapan fasilitas, maupun koordinasi lintas stakeholder.

Hal tersebut disampaikan oleh General Manager Bandara Internasional Juanda, Muhammad Tohir melalui rilis resminya, Sabtu, (07/03/27).

Muhammad Tohir menegaskan, menjelang periode Angkutan Lebaran Idul Fitri 2026, Bandara Internasional Juanda terus mematangkan berbagai persiapan guna memastikan kelancaran operasional serta kenyamanan pengguna jasa selama masa mudik dan arus balik Lebaran.

“Kami memastikan seluruh aspek operasional dan fasilitas dalam kondisi siap, mulai dari terminal penumpang, area check-in, ruang tunggu, sistem keamanan, hingga kesiapan personel pelayanan,” ucap Tohir.

Bandara Internasional Juanda telah berkomitmen penuh menjaga standar pelayanan, keamanan, dan keselamatan penerbangan selama periode Angkutan Lebaran 2026. Dimana, langkah antisipatif tersebut dilakukan seiring dengan tingginya proyeksi pergerakan masyarakat secara nasional.

Berdasarkan hasil survei potensi pergerakan masyarakat yang disampaikan oleh Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Dudy Purwagandhi, secara nasional diproyeksikan sebanyak 143,91 juta orang akan melakukan perjalanan selama periode Lebaran 2026. Sementara itu, Jawa Timur menjadi provinsi tujuan mudik favorit nasional nomor dua dengan potensi pergerakan mencapai 27,29 juta orang.

“Data tersebut menjadi salah satu dasar antisipasi dalam mempersiapkan layanan dan operasional bandara selama periode Angkutan Lebaran,” terangnya.

Dari sisi fasilitas, manajemen bandara telah melakukan pengecekan menyeluruh terhadap sarana dan prasarana pendukung, termasuk fasilitas toilet, musala, area parkir, serta sistem pendukung keamanan dan keselamatan penerbangan guna mengantisipasi potensi peningkatan trafik penumpang selama periode peak season.

Terkait tambahan penerbangan, hingga saat ini belum terdapat pengajuan extra flight dari maskapai. Secara umum, pengajuan tambahan penerbangan biasanya mulai diajukan sekitar H-20 sebelum Lebaran, menyesuaikan dengan kebutuhan dan tren permintaan penumpang dari masing-masing maskapai.

Baca Juga  Mudik Lebaran Makin Seru Bareng POCO X7 Series

Selain kesiapan operasional, Bandara Internasional Juanda juga menyiapkan berbagai program layanan bernuansa Ramadan dan Lebaran untuk meningkatkan pengalaman pengguna jasa, seperti thematic event, pembagian takjil gratis, penampilan seni bernuansa Ramadan, pembagian souvenir kepada penumpang, serta dekorasi khusus menyambut Hari Raya Idul Fitri.

Dalam rangka memastikan kelancaran operasional, koordinasi intensif terus dilakukan bersama seluruh stakeholder bandara. Untuk koordinasi dengan Kementerian Perhubungan, saat ini masih menunggu arahan lebih lanjut sebagai bagian dari mekanisme penetapan Posko Terpadu Angkutan Lebaran 2026.

“Dengan berbagai langkah tersebut, Bandara Internasional Juanda optimistis dapat memberikan pelayanan yang aman, nyaman, dan lancar bagi masyarakat selama periode mudik dan arus balik Idul Fitri 2026,” ungkap Tohir. (*)

  • Pewarta : Tulus Widodo
  • Foto : Istimewa
  • Editor : Rizal IT

You may also like...