Wujudkan Indonesia Damai, Forkas Jatim Deklarasi Aksi Bersatu

Surabaya (WartaIndonesia) – Wujudkan Indonesia damai dan aman, para pengusaha yang tergabung dalam Forum Komunikasi Asosiasi Pengusaha (Forkas) Jawa Timur bersama sama melaksanakan Deklarasi Bersatu dan Damailah Indonesia.

Deklarasi yang dilakukan pada Senin, 14 Oktober 2019 di Grand City Convex Surabaya tersebut dihadiri Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Drs. Luki Hermawan serta ratusan pengusaha se-Jawa Timur.

Dalam sambutannya, Khofifah memberikan apresiasi kepada Forkas Jatim yang turut mendukung dan membangun kedamaian di Indonesia. Karena, kondisi sosial politik yang kondusif memberikan pengaruh positif terhadap pertumbuhan ekonomi Jawa Timur maupun Indonesia.

“Semoga, melalui Deklarasi Bersatu dan Damailah Indonesia yang digagas oleh para pengusaha Jawa Timur ini menjadi penguat dari berbagai upaya untuk menjaga kebersatuan dan kedamaian di Indonesia khususnya di Jatim,” ucap Khofifah saat menghadiri Deklarasi Bersatu dan Damailah Indonesia di Grand City Convex Surabaya, Senin (14/10/19).

Suasana yang aman, damai dan kondusif masih menurut orang nomor satu di Jawa Timur ini, menjadi kebutuhan penting bagi semua pihak termasuk masyarakat terlebih bagi para pelaku di dunia usaha dan industri.

Ditempat yang sama, Ketua Umum Forkas Jatim, Nur Cahyudi, mengatakan bahwa, semua masyarakat memiliki tanggung jawab yang sama untuk menciptakan situasi politik yang kondusif, aman, dan damai.

“Karena, persoalan tersebut akan berimbas pada iklim investasi dan pertumbuhan ekonomi. Oleh karenanya, Forkas Jatim melakukan deklarasi bersatu dan damailah Indonesia sebagai wujud komitmennya membangun kondisi sosial politik yang kondusif,” terang Cahyudi.

Forkas Jatim yang menghimpun 47 asosiasi pengusaha mendorong seluruh pemangku kepentingan guna menciptakan iklim usaha yang kondusif, demi pertumbuhan ekonomi dan investasi di Jawa Timur.

Dalam deklarasi tersebut menyampaikan bahwa, Pelaku Usaha & Pekerja di Jawa Timur Menolak gerakan gerakan massa yang dapat memicu perpecahan di tengah masyarakat Indonesia. Berkomitmen bekerja sama dengan seluruh elemen masyarakat untuk “Jogo Jawa Timur”. Tetap menjaga kerukunan antar umat bergama dan suku bangsa agar tetap harmonis dan tidak terprovokasi dengan hoax dan ujaran kebencian. Mendukung aparat penegak hukum untuk menindak siapa pun yang berupaya memecah belah persatuan bangsa. Dan yang terakhir, Mendorong seluruh stakeholder menciptakan iklim usaha yang kondusif untuk pertumbuhan ekonomi dan investasi di Jawa Timur. (Um/Tls)

You may also like...