Wujudkan Kepedulian, Pasar Modal Indonesia Gelar Kegiatan Donor Darah & Plasma Konvalesen

SURABAYA_WARTAINDONESIA.co – Sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan kepada masyarakat, Pasar Modal Indonesia kembali menyelanggarakan kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR).

Kali ini, dalam rangka menyambut HUT Pasar Modal Indonesia Ke-44 melalui Self-Regulatory Organization (SRO) terdiri dari PT Bursa Efek  Indonesia (BEI), PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) mengadakan kegaiatan Aksi Sosial donor darah dan donor plasma konvalesen.

Aksi Sosial yang diadakan pada Jumat, (17/09/21) di kantor PMI Surabaya ini dihadiri oleh Walikota Surabaya, Eri Cahyadi, Kepala OJK Regional 4 Jatim, Bambang Mukti Riyadi, Kepala Perwakilan Kantor BEI Jatim, Dewi Sriana Rihantyasni dan Direktur KSEI, Syafruddin.

Direktur KSEI, Syafruddin menyampaikan bahwa, Aksi Sosial donor darah ini juga dilaksanakan secara serentak di beberapa kota seperti DKI Jakarta, Banjarmasin, Batam, Bengkulu, Kediri, Kendari, Makassar, Malang, Mataram, Semarang dan Pangkal Pinang.

“Kegiatan ini dilakukan untuk mendukung kebutuhan darah PMI. Karena, selama pandemi Covid-19 kebutuhan donor darah dan donor plasma konvalesen cukup meningkat, sedangkan persediaan darah sangat terbatas,” ucap Syafruddin, Jumat, (17/09/21).

Sedangkan, lanjut Ketua panitia penyelenggara HUT Ke-44 ini, untuk targetkan kantong darah sendiri terdapat hampir sepuluh ribu orang penderma darah di seluruh lokasi kegiatan yang sebelumnya juga sudah dimulai sejak 13 September 2021 di kota-kota tertentu.

Rangkaian kegiatan CSR menyambut HUT Ke-44 Pasar Modal Indonesia ini merupakan komitmen BEI, KPEI, KSEI untuk penanggulangan Covid-19 sesuai dengan tema “Sinergi Pasar Modal untuk Pemulihan Ekonomi”.

“Semoga, dengan aksi kecil ini pandemi Covid-19 dapat diredam. Sehingga, masyarakat bisa semakin sehat dan kondisi perekonomian semakin kondusif,” terangnya.

Baca Juga  PGN Klarifikasi Tidak Meminta Endorse Kaesang Putra Presiden Jokowi

Dalam kesempatan tersebut, Syafruddin juga mengajak seluruh masyarakat untuk bertransaksi di pasar modal dan berpartisipasi dalam kegiatan donor darah dan donor plasma konvalesen demi membantu sesama.

Dikesempatan yang sama, Kepala Kantor Perwakilan BEI Jatim, Dewi Sriana Rihantyasni menambahkan, selain melakukan donor darah dengan diikuti 3050 pendonor, SRO juga memberikan bantuan alat kesehatan berupa 5 blood collection mixer dan 350 apheresis amicore single needle senilai Rp1,25 miliar kepada PMI Surabaya. Serta santunan kepada 37 tenaga kesehatan senilai Rp444 juta.

“Selain itu, kita juga melakukan kunjungan di DPD Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Surabaya untuk memberikan santunan,” tandas Anna.

Perlu diketahui, dukungan lain juga dilakukan SRO yang menjadi perhatian khusus seperti tenaga kesehatan (nakes) dan petugas Tempat Pemakaman Umum (TPU). Bantuan diberikan dalam bentuk santunan sebesar Rp12 juta untuk masing-masing ahli waris nakes. Sementara itu, bantuan kepada petugas TPU berupa penyediaan makanan dan vitamin.

  • Pewarta : Tulus W
  • Foto : Istimewa
  • Penerbit : Dwito

You may also like...