Bukan Sekadar Donasi, UKMK Untidar Ajak Anak Panti Belajar dan Menanam Benih
MAGELANG || WARTAINDONESIA.co – Kepedulian terhadap sesama dapat diwujudkan melalui berbagai cara, mulai dari berbagi kebutuhan sehari-hari hingga menghadirkan pengalaman yang menyenangkan.
Semangat inilah yang dibawa Unit Kegiatan Mahasiswa Kristen (UKMK) Universitas Tidar (Untidar) melalui kegiatan Misi Bahagia di Panti Asuhan Putra Sancta Maria Magelang.
Kegiatan ini melibatkan panitia dan volunteer UKMK Universitas Tidar dengan sasaran anak-anak Panti Asuhan Putra Sancta Maria dan Panti Asuhan Putri Brayat Pinuji Boro. Program tersebut menjadi bentuk kepedulian mahasiswa untuk berbagi kasih sekaligus menghadirkan pengalaman positif bagi anak-anak panti asuhan.
Ketua Panitia Misi Bahagia, Helen Angelina Sinaga, menjelaskan bahwa, kegiatan ini dilandasi keinginan untuk menumbuhkan rasa kasih dan kepedulian terhadap sesama. Tidak hanya memberikan bantuan secara materi, kegiatan ini juga dirancang untuk menghadirkan kebahagiaan dan semangat bagi anak-anak yang menjadi penerima manfaat.
“Melalui Misi Bahagia, kami ingin menyalurkan kasih dan menunjukkan kepedulian kepada sesama, khususnya anak-anak panti asuhan. Kami berharap kegiatan ini dapat membagikan kebahagiaan, menumbuhkan rasa peduli, serta memberikan pengalaman positif dan semangat bagi mereka,” kata Helen Selasa, (03/11/26).
Berbeda dari kegiatan donasi yang hanya berfokus pada penyerahan bantuan, lanjut Helen, Misi Bahagia juga menghadirkan aktivitas edukatif dan interaktif. Anak-anak diajak mengikuti materi serta edukasi mengenai sayur, bermain games hingga belajar menanam benih.
“Melalui aktivitas menanam benih, mereka juga berkesempatan mengenal proses pertumbuhan tanaman dan pentingnya merawat sesuatu sejak awal,” terangnya.
Selain kegiatan edukasi dan permainan, UKMK Universitas Tidar menyalurkan berbagai bentuk bantuan, mulai dari pakaian, sepatu, alat tulis, benih tanaman, hingga uang donasi. Bantuan tersebut dihimpun melalui program open donasi yang terbuka bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi.
Dalam proses pengumpulannya, donatur dapat memilih untuk memberikan barang maupun uang. Donatur yang ingin menyumbangkan barang dapat menghubungi kontak person (CP) yang disediakan panitia, kemudian barang akan dijemput oleh petugas yang bertanggung jawab. Sementara itu, donasi uang dapat disalurkan melalui kode QR yang telah disediakan oleh panitia.
Seluruh donasi yang terkumpul kemudian diserahkan kepada pihak panti asuhan saat kegiatan berlangsung. Panitia menyatakan bahwa 100 persen donasi yang dihimpun disalurkan kepada panti asuhan sebagai penerima manfaat program Misi Bahagia.
“UKMK Universitas Tidar memastikan program kerja ini akan kembali dilaksanakan pada tahun berikutnya, sebagai upaya melanjutkan semangat kepedulian dan berbagi kasih kepada sesame,” ungkap Helen.
Melalui Misi Bahagia, mahasiswa tidak hanya berkontribusi dalam menyalurkan bantuan, tetapi juga membangun ruang kebersamaan yang hangat dan bermakna.
Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa kepedulian dapat dimulai dari langkah sederhana, selama dilakukan dengan ketulusan dan semangat untuk membawa kebahagiaan bagi orang lain. (*)
- Pewarta : Diwan Ndut
- Foto : Istimewa
- Editor : Ronie Dwito