Donatur Percayakan UK Petra Salurkan Bantuan Masker KN95 Untuk RS

SURABAYA_WARTAINDONESIA.co – Universitas Kristen Petra (UK Petra) layak berbangga hati. Pasalnya, masih diberikan kepercayaan oleh para donatur yaitu UBS Gold, Yayasan Indonesia Sejahtera Barokah (YISB), dan Yayasan Pelangi Hidup Bersama (YPHB) untuk membantu menyalurkan bantuan Hazmat dan Masker KN95 untuk rumah sakit yang ada di Jawa Timur.

Bantuan Hazmat dan Masker KN95 secara resmi diterima langsung oleh pihak UK Petra pada Jumat, 05 Juni 2020 di Gedung Q lantai 3 UK Petra.

Meilinda, S.S., M.A., selaku Kepala Office of Institutional Advancement (OIA) UK Petra menyampaikan terima kasih kepada para donatur yang masih mempercayakan UK Petra untuk membantu menyaluran donasi kepada rumah sakit yang ada di Jawa Timur.

“Sebelumnya, kami telah dipercaya untuk menyalurkan donasi berupa alat rapid test, kemudian masker KN95. Kali ini, kami kembali dipercaya menjadi saluran berkat bagi banyak orang yang membutuhkan, dengan menyalurkan hazmat yang dapat digunakan oleh tenaga medis untuk digunakan di ruang ICU maupun ruang isolasi,” ucap Meilinda usai menerima bantuan dari para donatur, Jumat, (05/06/20).

Donasi yang berupa 16.000 Hazmat dan 16.000 masker KN95 ini, lanjut Meilinda, didatangkan langsung dari China. Nantinya UK Petra akan segera mendistribusikan ke 23 rumah sakit di beberapa kota di Jawa Timur seperti Surabaya, Malang, Porong, Mojokerto, Kediri, Lamongan, dan Madiun.

Total ada 23 rumah sakit di Jawa Timur yang akan menerima bantuan Hazmat dan Masker KN95. Diantaranya RS William Booth, RS Paru, RS Royal, RS Gotong Royong, RS Adi Husada Kapasari, RS Bhayangkara Surabaya, RSAL Dr Ramelan, RS Bhakti Dharma Husada, RS Bhakti Rahayu Surabaya, RS Islam Jemursari, RS Soewandi, RS Mitra Keluarga Waru, RS Haji Surabaya, RS Reksa Waluya Mojokerto, RS Muhammadiyah Lamongan, RS St. Clara Madiun, RS Baptis Kediri, RS Bhayangkara Porong, RS Emma Mojokerto, RS Sido Waras Mojokerto, RS Siti Mariam Malang, RS Citra Medika Mojokerto, serta Klinik Waluyo Jati.

“Namun lagi-lagi jumlah rumah sakit dapat bertambah seiring dengan berjalannya waktu, tidak menutup kemungkinan angka ini juga akan bertambah,” ungkap Meilinda. (*)

  • Pewarta : Tulus W
  • Foto : Istimewa
  • Penerbit : Dwito

You may also like...