Dukung Pencegahan Stunting, Politeknik Negeri Jakarta Hadirkan Aplikasi SakuBalita

DEPOK_WARTAINDONESIA.co – Dalam rangka turut mendukung pencegahan stunting, Politeknik Negeri Jakarta Jurusan Teknik Informatika dan Komputer (TIK) Program Studi Teknik Informatika luncurkan aplikasi SakuBalita.

Aplikasi SakuBalita merupakan media edukasi bagi para ibu dalam mengenali dan memahami perkembangan balita usia 0-72 bulan. Sehingga, para ibu bisa turut mencegah terjadinya stunting.

Ketua Jurusan TIK Politeknik Negeri Jakarta, Anita Hidayati mengatakan bahwa, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok sangat memperhatikan pertumbuhan dan perkembangan balita. Terutama dalam menurunkan angka stunting.

“Namun, Dinkes Kota Depok masih menggunakan buku KIA sebagai media edukasi untuk mencegah stunting. Sehingga, sering menghadapi kendala dalam hal minimnya perlengkapan edukasi yang dapat digunakan oleh fasilitator dan masyarakat,” kata Anita saat meluncurkan aplikasi SakuBalita pada, Kamis, (16/11/23).

Oleh karena itu, lanjut Anita, untuk memberikan kemudahan masyarakat mendapatkan informasi kesehatan, Dinkes Kota Depok perlu menyediakan media interaktif berupa aplikasi berbasis web yang mudah diakses.

Untuk mengatasi kendala tersebut, Pengabdian Penerapan IPTEK Berbasis Masyarakat (PPIBM) mengusulkan pengembangan aplikasi SakuBalita sebagai media edukasi bagi para ibu dalam mengenali dan memahami perkembangan balita usia 0-72 bulan.

“Hebatnya, aplikasi SakuBalita ini dilengkapi dengan konten perawatan bayi, pemantauan bayi dan edukasi kesehatan untuk mencegah hipotiroid pada bayi,” terangnya.

Program Studi Teknik Informatika telah melaksanakan kegiatan pengabdian ini dalam tiga tahap, yaitu persiapan aplikasi, pelaksanaan sosialisasi dan penggunaan aplikasi, serta evaluasi berdasarkan masukan dari pengguna terhadap aplikasi SakuBalita.

Aplikasi SakuBalita dikembangkan dalam bentuk animasi motion grafis. Dengan menggunakan teknologi webview, animasi diintegrasikan dalam platform web yang terhubung dengan sistem aplikasi kota Depok, Depok Single Window (DSW) berbasis android.

Pada masa awal pembuatan aplikasi SakuBalita ini melibatkan tim yang terdiri dari ahli Kesehatan dan fasilitator yang berpengalaman dalam bidang pendidikan anak usia dini. Untuk itu, melibatkan pihak terkait, seperti Dinas Pendidikan dan Pusat Kesehatan Masyarakat, untuk memastikan kesuksesan implementasi aplikasi SakuBalita.

Baca Juga  Smart Charging Station Ramah Lingkungan Karya Mahasiswa ITS Siap Suplai Kendaraan Listrik

Aplikasi SakuBalita ini diserahterimakan langsung kepada pihak Dinkes Kota Depok Mary Liziawati.

“Melalui pengembangan aplikasi SakuBalita ini, diharapkan dapat memberikan solusi yang efektif dalam mencegah stunting pada balita khususnya di Kota Depok. Serta, bisa memberikn kemudahan bagi ibu-ibu balita mengakses informasi yang relevan dan akurat mengenai tumbuh kembang anak mereka,” ungkap Mary. (*)

  • Pewarta : Angga
  • Foto : Istimewa
  • Penerbit : Dwito

You may also like...