Kenang Jasa Pahlawan, SMA Shafta Menggelar Drama Kolosal

SURABAYA_WARTAINDONESIA.co – Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan sekaligus mengajak para generasi milenial untuk terus mengenang jasa para pahlawan yang telah gugur merebut kemerdekaan Inbdonesia, SMA Shafta Surabaya menggelar Drama Kolosal.

Drama Kolosal yang diadakan pada Minggu, 10 November 2019 di halaman SMA Shafta Surabaya diikuti siswa siswi kelas 10, 11 SMA dan kelas 7, 8, 9 SMP.

Wakil Kepala Sekolah SMA Shafta Purwo R mengatakan bahwa, Kota Surabaya merupakan salah satu kota yang menjadi tonggak perjuangan kemerdekaan Indonesia. Oleh karena itu, sudah sepatutnya sebagai warga Surabaya terus mengenang jasa para pahlawan.

\“Peringatan Hari Pahlawan merupakan wadah untuk mengenang jasa Pahlawan saat mempertahankan kemerdekaan dari serangan sekutu. Dimana, jiwa kepahlawanan ini harus dimiliki oleh generasi penerus untuk membangun negeri dengan penuh semangat dan tanggung jawab,” kata Purwo usai pementasan drama kolosal, Minggu, (10/11/190).

“Dengan meneladani semangat para pahlawan kala itu bisa menjadi penyemangat generasi muda untuk berkarya lebih lagi dan bisa membanggakan bangsa, sekolah dan keluarga,” sambungnya.

Namun, masih menurut Wakasek SMA Shafta, sebagai pelajar siswa siswi tidak perlu harus perperang seperti para pahlawan terdahulu. Cukup meneruskan perjuangan para pahlawan dengan belajar, berkarya dan menjadi yang terbaik bagi jusa dan bangsa.

Ditempat yang sama, Ketua Panitia Acara Hari Pahlawan Ainun Naim mengatakan dengan memperingati Hari Pahlawan ini diharapkan bisa menananamkan wawasan Kebangsaan pada siswa dan juga menghargai para pejuang yang telah membela bangsa ini.

“Semoga, teman teman yang merupakan generasi bangsa ini dapat mentauladani jasa para pahlawan dan dapat meneruskan perjuangan dengan cara seoarang pelajar yaitu belajar dan berkarya,” terang Ainun.

Pementasan drama perjuangan yang baru pertama kali diadakan ini dimulai setelah Upacara Bendera yang diikuti 41 orang OSIS SMA Shafta Surabaya dan berkolaborasi dengan kelas 10 dan 11 SMA Shafta Surabaya menceritakan tentang perjuangan Rakyat Surabaya bertempur dengan Sekutu. (Tls)

Baca Juga  Rektor UNAIR : Pahlawan Masa Kini Tidak Perlu Turun Ke Medan Laga

You may also like...