Mahasiswi FEB Untag Dukung UMKM Naik Kelas Melalui Pelatihan Online One Shopping

SIDOARJO_WARTAINDONESIA.co – Sebagai bentuk kepedulian terhadap pelaku Usaha Menengah, Kecil & Micro (UMKM) agar bisa berkembang dan naik kelas, mahasiwa Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya mengadakan pelatihan pemanfaatan teknologi media sosial.

Seperti yang dilakukan salah satu mahasiswi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Prodi Manajemen Untag Surabaya, Saviera yang memberikan pelatihan “Online One Shopping” kepada pelaku UMKM Desa Balonggabus Candi Sidoarjo.

Pelatihan dalam rangka peningkatan penjualan pelaku UMKM ini bagian dari kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) yaitu mengabdi kepada masyarakat melalui ilmu yang telah di dapat selama belajar di Untag Surabaya.

“Dengan meningkatkan inovasi produksi olahan kupang rumahan yang menjadi ikon potensi di desa ini serta maraknya penjualan melalui e-commerce atau online one stop shopping yang dapat menjadi cuan bagi para ibu ibu dan karang taruna dapat menjadi ladang bisnis yang menguntungkan jika bisa diolah dengan sangat baik menggunakan media media masa kini yang hanya bermodal intenet,” kata Saviera Selasa, (13/06/23).

Menurut Saviera, pengembangan inovasi produksi olahan kupang rumahan ini tidak akan maksimal apabila hanya di jual di sekitaran lokasi Desa Baloggabus Candi Sidoarjo. Oleh karena itu, pentingnya pemanfaatan teknologi media sosial agar produk bisa dikenal dan dijual lebih luas hingga ke seluruh penjuru Indonesia.

“Melalui media sosial seluruh masyarakat Indonesia bisa mencicip hasil olahan produk kupang yang merupakan ikon potensi Ds. Balonggabus Candi Sidoarjo,” terangnya.

Mengusung tema “Pelatihan Pemanfaatan Online One Stop Shopping sebagai Langkah Pengembangan Produk UMKM Ds. Balonggabus, Candi, Sidoarjo”, mahasiswi  (FEB) Prodi Manajemen Untag Surabaya ini dibimbing oleh dosen pembimbing, Fatkhurrohman, S.T., M.Eng selama 12 minggu mulai 13 Mei – 18 Juni 2023.

Baca Juga  Dukung Kelanjutan Pendidikan, UK Petra Salurkan Beasiswa Sebanyak 1,6 Miliar

Dalam kegiatan ini, Saviera mengajak karang taruna Ds. Balonggabus Candi Sidoarjo untuk juga turut andil dalam pengembangan inovasi produksi olahan kupang rumahan. Dimana karang taruna merupakan generasi milenial yang aktif dengan dunia teknologi.

“Dengan menghidupkan konsep one stop shopping, UMKM bisa menjual produk secara luas. Sehingga, pembeli bisa membeli bermacam macam inovasi produk olahan kupang Ds. Balonggabus,” tandasnya.

Selama pelaksanaan kegiatan ini, Saviera melakukan berbagai kegiatan. Diantaranya,  mengunjungi rumah ibu ibu pengelola hasil olahan kupang, melihat proses produksi kupang, hingga berdiskusi bersama karang taruna untuk memberikan pelatihan cara memanfaatkan online one stop shopping.

Nur Lela (52) pelaku UMKM  produk peyek kupang mengaku sangat terbantu dengan program pelatihan yang diberikan mahasiswi Untag Surabaya. Melalui pelatihan Online One Shopping ini dirinya bisa mendapatkan ilmu berjualan yang lebih mudah dan cepat.

“Ternyata berjualan itu juga butuh ilmu. Cara mengemas hingga target penjualan yang lebih luas. Dengan teknologi Medsos ternyata sangat luar biasa hasilnya. Kita bisa menjangkau penjualan hingga di seluruh Indonesia. Sekali lagi kami menyampaikan terima kasih atas ilmu baru yang telah diberikan oleh Mbak Saviera,” ungkap Lela sembari tersenyum bangga.

Para pelaku UMKM juga berharap, semoga kegiatan pelatihan ini bisa terus dilakukan secara berkala agar warga sekita bisa terus maju dan UMKM bisa naik kelas. Terlebih lagi, Kepala Desa Balonggabus Candi Sidoarjo sangat mendukung sekali. (*)

  • Pewarta : Tulus W
  • Foto : Istimewa
  • Penerbit : Dwito

You may also like...