UK Petra Resmi Melantik 582 Lulusan Terbaik

SURABAYA || WARTAINDONESIA.co – Setelah melewati berbagai dinamika akademik yang menguras energi, mahasiswa kini bisa bernafas lega setelah dilantik menjadi lulusan Universitas Kristen (UK) Petra.

Dalam Rapat Terbuka Senat UK Petra pada Sabtu, (7/03/26), UK Petra resmi melantik 582 lulusan Wisuda Ke 89 yang dibekali nilai LIGHT (Love, Integrity, Growth, Humility, dan Truth).

Rektor UK Petra, Prof. Dr.(H.C.) Ir. Rolly Intan, M.A.Sc., Dr.Eng mengatakn bahwa, wisudawan ini menjadi bukti nyata bahwa setiap perjuangan memiliki garis finish yang manis. Dengan bekal ilmu dan karakter yang telah dibentuk, para wisudawan bersiap untuk melangkah keluar sebagai garam dan terang yang siap membawa dampak nyata bagi lingkungan sekitar.

“Sesuai dengan core values UK Petra, yakni LIGHT hendaklah para wisudawan dapat terus bertumbuh dalam kasih, integritas, kerendahan hati, dan kebenaran, agar dapat menjadi berkat bagi sesama dan mendatangkan kemuliaan bagi Tuhan,” ucap Prof. Rolly.

Di antara ratusan lulusan kali ini, terselip beberapa sosok yang kisahnya menarik untuk disimak lebih dalam. Bukan hanya soal indeks prestasi yang gemilang, tapi tentang karakter kuat dan cerita unik di balik perjuangan mereka sampai lulus.

Momen ini turut menyoroti kisah inspiratif Wirawan Sunyoto di jalur fast track Teknik Sipil dan Aulia Rahmadhiyan sebagai lulusan pionir Scriptwriting and Copywriting, Magister Sastra

Wirawan Sunyoto, sosok wisudawan yang berhasil menyelesaikan gelar Magister di usia 23 tahun dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) nyaris sempurna, yakni 3.96. Pencapaian akademik gemilang ini menempatkan wisudawan Magister Teknik Sipil itu sebagai sosok inspiratif yang mampu menyeimbangkan kecepatan studi dengan kualitas riset yang mumpuni.

Langkah akselerasi Wirawan dimulai saat ia mengambil program Fast Track. Menariknya, keputusan ini diambil setelah ia kembali dari menjalani Program Indonesian International Student Mobility Awards (IISMA) di Nanyang Technology University, Singapore, saat ia semester lima.

Baca Juga  UK Petra Ajak 1300 Orangtua Wisudawan Ambil Peran Dalam Acara Wisuda

“Daripada membiarkan waktu terbuang di sisa semester, saya memutuskan langsung mengambil fast track. Saya pikir, kalau sudah bekerja dan mengenal uang, semangat untuk lanjut studi biasanya akan menurun. Jadi, mumpung masih dalam ritme belajar, saya gas terus,” ungkap Wirawan.

Tak hanya unggul dalam kecepatan studi, kualitas riset Wirawan juga diakui secara luas. Tesis Magisternya tidak hanya menjadi syarat kelulusan, tetapi juga berhasil menyabet Juara 2 Publikasi Paper.

Sedangkan, Aulia Rahmadhiyan dalam tesis kreatif berupa naskah film pendek berjudul “S&K Berlaku: Sebuah Naskah Film Pendek tentang Budaya Konsumerisme”, Aulia menyoroti tentang bagaimana budaya konsumtif mendorong masyarakat terjerat pinjaman daring, demi pengakuan sosial, hingga berujung pada konsekuensi fatal. Naskah film pendek bergenre thriller itu kemudian membawanya untuk lulus dengan IPK 3.96.

Berlatar belakang Sarjana Hubungan Internasional dari Universitas Padjadjaran, Aulia yang sehari-hari bekerja sebagai Senior Copywriter di perusahaan teknologi finansial itu merasa menempuh studi Magister memberinya pengalaman baru.

“Aku belajar membangun ide, sampai menyusun naskah secara utuh. Tantangan terbesar adalah membagi waktu antara pekerjaan dan tugas akhir, apalagi menulis naskah bergenre thriller ini pengalaman pertama kali,” cerita Aulia.

“Kini saatnya para wisudawan melangkah keluar dan jadilah berkat dimanapun kalian berada,” ungkap Rektor UK Petra menitipkan doa tulus bagi para wisudawan. (*)

  • Pewarta : Tulus Widodo
  • Foto : Istimewa
  • Editor : Rizal IT

You may also like...