Membantu Warga, Mattaka dan BTP Foundation Hadirkan Program CSR “Bedah Atap”

JAKARTA || WARTAINDONESIA.co – Sebagai produsen produk atap premium uPVC merek Mattaka, PT Bhinneka Berkat Sentosa terus konsisten melakukan kegiatan sosial dengan membantu masyarakat melalui perbaikan atap rumah yang mengalami kerusakan dan tidak lagi layak digunakan.

Kali ini, berkolaborasi dengan BTP Foundation lembaga sosial yang diprakarsai oleh Basuki Tjahaja Purnama, Mattaka mengadakan program CSR (Corporate Social Responsibility/CSR) bertajuk “Bedah Atap”.

Nickchorio selaku CEO Mattaka mengatakan bahwa, melalui program ini, Mattaka bersama BTP Foundation membantu renovasi atap rumah warga di wilayah Jakarta Selatan dan Depok. Dimana, bantuan diberikan kepada masyarakat yang menghadapi permasalahan hunian akibat kondisi atap yang rusak, bocor, hingga roboh.

“Program ini merupakan bentuk kepedulian bersama untuk membantu masyarakat melalui perbaikan atap rumah yang mengalami kerusakan dan tidak lagi layak digunakan,” ucap Nick melalui rilis resminya, Jumat, (02/10/26) di Jakarta.

Menurut Nick, kondisi atap yang rusak dapat berdampak langsung terhadap keamanan dan kenyamanan penghuni rumah. Namun, keterbatasan biaya masih menjadi tantangan bagi sebagian masyarakat untuk melakukan perbaikan hunian.

“Tidak sedikit pula warga yang terpaksa meninggalkan rumahnya atau tinggal menumpang karena kondisi atap yang sudah tidak memungkinkan untuk digunakan,” terangnya.

Nick menjelaskan, program Bedah Atap telah dilaksanakan melalui dua tahap yaitu tahap survei yang berlangsung pada 7 April 2026 dan tahap penyerahan rumah setelah proses renovasi selesai pada 15 Mei 2026.

“Dalam kurun waktu lima minggu pelaksanaan, program ini berhasil membantu dua keluarga penerima manfaat, yaitu Ibu Suparmi dan Bapak Santoso,”

Berdasarkan hasil peninjauan, rumah penerima manfaat mengalami kerusakan cukup parah pada bagian atap. Kondisi tersebut membuat rumah tidak lagi memberikan perlindungan yang optimal bagi keluarga yang tinggal di dalamnya.

Baca Juga  Film Komedi Horor Indonesia “Ghost in the Cell” Tayang 16 April 2026

Basuki Tjahaja Purnama atau yang akrab disapa Ahok menjelaskan alasan dirinya menggandeng Mattaka dalam program Bedah Atap. Menurutnya, material atap uPVC Mattaka memiliki keunggulan karena mampu memberikan kenyamanan lebih dibandingkan material atap berbahan seng, terutama dari sisi tingkat kebisingan ketika terkena air hujan.

“Saya bilang Mattaka mau nggak karena atap ini memang juga nggak berisik, nggak kayak seng. Kalau kena air kan nggak berisik. Minimal atap dulu lah, jangan bocor,” terang Ahok.

Menurut Ahok, meskipun masih terdapat banyak bagian rumah yang perlu diperbaiki, perbaikan atap menjadi langkah awal yang penting agar masyarakat dapat kembali memiliki hunian yang aman dan nyaman.

Suparmi penerima manfaat menyampaikan terima kasih kepada pihak Mattaka dan BTP Foundation yang telah membantu dirinya memperbaiki atap rumahnya yang sudah rusak parah. Rumahnya telah berusia sekitar 37 tahun. Selama bertahun-tahun, kondisi atap rumahnya mengalami kerusakan hingga membuat beliau harus menggunakan plastik sebagai penutup sementara untuk mengurangi kebocoran.

“Alhamdulilah, sekarang atap rumah saya sudah baik dan tidak bocoe lagi setelah mendapatkan bantuan melalui program Bedah Atap,” tandas Suparmi.

Sementara itu, keluarga Santoso sebelumnya harus tinggal menumpang karena rumah yang dimilikinya tidak dapat ditempati akibat kondisi atap yang roboh. Melalui program ini, diharapkan rumahnya dapat kembali digunakan bersama istri dan anak-anaknya dengan kondisi yang lebih aman dan nyaman.

Dengan penggunaan atap uPVC Mattaka, Mattaka dan BTP Foundation berharap keluarga penerima manfaat dapat merasakan hunian yang lebih sejuk, nyaman, serta mendukung kualitas kehidupan mereka sehari-hari. (*)

  • Pewarta : Angga DKI
  • Foto : Istimewa
  • Editor : Rizal IT

You may also like...