Ratusan Umat Hindu Gelar Upacara Melasti di Patirtaan Jolotundo

MOJOKERTO_WARTAINDONESIA.co – Destinasi wisata Petirtaan Jolotundo atau wisata pemandian yang merupakan kawasan kolam suci di Trawas Jawa Timur mendadak ramai pennngunjung pada Minggu, (23/03/25).

Ratusan umat Hindu dari Kota dan Kabupaten Mojokerto mengunjungi Petirtaan Jolotundo yang merupakan peninggalan Raja Airlangga dari Kerajaan Kahuripan untuk melaksanakan prosesi penyucian diri atau Upacara Melasti menjelang Hari Raya Nyepi 2025.

Ketua Pelaksana, Bayu Trisad, menjelaskan bahwa Melasti adalah ritual pembersihan diri dan perlengkapan pura sebelum memasuki masa penyepian.

“Melasti ini adalah pembersihan badan maupun perlengkapan yang ada di lingkungan pura. Sebelum melakukan penyepian, kita laksanakan pembersihan terlebih dahulu,” ujar Bayu.

Bayu juga membandingkan tradisi Melasti dengan tradisi padusan dalam adat Jawa atau di kalangan umat Muslim menjelang Ramadan, yang memiliki makna pembersihan diri sebelum memasuki masa suci.

Tahun ini, upacara Melasti diikuti oleh tujuh pura yang berasal dari Kota dan Kabupaten Mojokerto yang terdiri yaitu Kota Mojokerto 1 pura, Kabupaten Mojokerto 6 pura, yang terdiri dari Gondang 3 pura, Mojosari 1 pura, Pungging 2 pura.

Setelah prosesi Melasti, tahapan selanjutnya adalah upacara Tawur Agung yang akan dilaksanakan pada 29 Maret 2025 di masing-masing pura.

“Berbeda dari tahun sebelumnya yang biasanya dilaksanakan secara gabungan di satu tempat untuk seluruh Mojokerto, tahun ini upacara dilakukan secara terpisah,” terangnya.

Adapun puncak Catur Brata Penyepian juga jatuh pada tanggal yang sama, yaitu 29 Maret 2025. Dalam tradisi ini umat Hindu melaksanakan empat pantangan utama yaitu amati geni (tidak menyalakan api), amati karya (tidak bekerja), amati lelungan (tidak bepergian) dan amati lelanguan (tidak mencari hiburan).

Perlu diketahui, upacara Melasti menjadi simbol penyucian diri dan alam semesta sekaligus menjadi pengingat bagi umat Hindu untuk selalu menjaga keharmonisan dengan alam dan sesama menjelang perayaan Nyepi. (*)

Baca Juga  Menag Yaqut : Kemenag RI Bukan Hanya Milik Satu Agama, Melainkan Milik Semua Agama di Indonesia

Pewarta : Ronie Dwito
Foto : Istimewa (Suara Merdeka Jatim)
Penerbit : Rizal IT

You may also like...