BRI Surabaya Kaliasin Ambil Langkah Tegas Proses Hukum Oknum Pekerja Nakal
SURABAYA || WARTAINDONESIA.co – Viralnya pemberitaan terkait adanya oknum pekerja yang diduga terlibat dalam kasus fraud, BRI Kantor Cabang Surabaya Kaliasin memberikan tanggapan resmi.
Branch Manager BRI Surabaya Kaliasin, Ryan Kosasih Raharja, menegaskan bahwa, pengungkapan kasus ini merupakan hasil dari langkah proaktif yang dilakukan oleh internal BRI.
“Dimana, temuan tersebut berasal dari proses pengawasan dan audit internal yang dijalankan secara konsisten oleh perusahaan sebagai bagian dari sistem pengendalian internal yang kuat,” ucap Ryan melalui rilis resminya, Selasa, (28/04/26).
Menurut Ryan, pelaporan kasus kepada aparat penegak hukum merupakan bentuk komitmen nyata BRI dalam menegakkan prinsip zero tolerance terhadap segala bentuk fraud di lingkungan kerja.
“Langkah tegas tersebut juga mencerminkan integritas perusahaan dalam menjaga kepercayaan nasabah serta memastikan seluruh aktivitas operasional berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” terangnya.
Saat ini, kasus tersebut tengah ditangani oleh Penyidik Seksi Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya sebagai bagian dari proses penegakan hukum yang berlaku.
“Kami memberikan apresiasi kepada Kejari Surabaya dan pihak berwenang yang telah memproses laporan BRI sesuai dengan ketentuan maupun peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tandas Ryan.
Sebagai bentuk ketegasan perusahaan, BRI telah menjatuhkan sanksi berupa Pemutusan Hubungan Pekerjaan (PHK) terhadap oknum pekerja yang terlibat sejak 9 Januari 2026. Keputusan tersebut diambil setelah melalui proses investigasi internal yang mendalam dan sesuai dengan kebijakan perusahaan yang berlaku.
BRI menegaskan bahwa setiap pelanggaran terhadap kode etik dan ketentuan perusahaan akan ditindak secara tegas tanpa pandang bulu.
Hal ini sejalan dengan upaya perusahaan dalam menjaga disiplin, profesionalisme, serta menciptakan lingkungan kerja yang berintegritas tinggi.
Ke depan, BRI akan terus memperkuat sistem pengawasan internal serta meningkatkan literasi dan kesadaran seluruh pekerja terkait pentingnya penerapan Good Corporate Governance (GCG).
“Dengan langkah tersebut, BRI berharap dapat terus menjaga kepercayaan publik serta memberikan layanan perbankan yang aman, transparan, dan akuntabel,” ungkap Ryan. (*)
- Pewarta : Tulus Widodo
- Foto : Istimewa
- Editor : Rizal IT