Krista Exhibitions Gelar Pameran Berskala Internasional di Surabaya

SURABAYA || WARTAINDONESIA.co – Dalam rangka mendukung pertumbuhan industri nasional khususnya di wilayah Jawa Timur, Krista Exhibitions Group kembali melakukan langkah strategis dengan menggelar pameran berskala internasional di Kota Surabaya.

Pameran ALLPACK Surabaya 2026 (EastPack Surabaya) dan East Beauty Pack Expo 2026 resmi di gelar mulai 1-4 Juli 2026 di Grand City Convention Hall, Surabaya dengan dihadiri Direktur Industri Kecil dan Menengah Pangan, Furnitur dan Bahan Bangunan Kementerian Perindustrian RI, Afrizal Haris dan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

Chief Executive Officer Krista Exhibitions, Daud D. Salim, mengatakan bahwa, Pameran berskala internasional ini merupakan komitmen Krista Exhibitions Group dalam mendukung pertumbuhan industri nasional melalui penyediaan platform bisnis yang mempertemukan produsen, distributor, importir, eksportir, hingga pelaku usaha dari berbagai sektor

Chief Executive Officer Krista Exhibitions, Daud D. Salim berikan apresiasi kepada Gubernur Jawa Timur. (Foto : Tulus/Warta Indonesia)

“Melalui penyelenggaraan ALLPACK Surabaya 2026, kami ingin menghadirkan peluang kolaborasi yang lebih luas bagi pelaku industri,” ucap Daud usai melakukan Opening Ceremony ALLPACK Surabaya 2026, Rabu, (01/07/26).

Menurut Daud, Surabaya memiliki peran strategis sebagai pusat perdagangan di kawasan Indonesia Timur. Oleh karena itu, Krista Exhibitions optimistis pameran ini akan menjadi momentum bagi dunia usaha untuk memperluas pasar, meningkatkan daya saing, serta mempercepat adopsi teknologi dan inovasi di sektor pengemasan maupun industri kecantikan.

Pameran tahun ini diikuti oleh lebih dari 120 peserta, termasuk 10 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang turut menampilkan berbagai produk dan inovasi unggulan untuk industri pengemasan, percetakan, pemrosesan makanan dan minuman, farmasi, logistik, hingga manufaktur.

Afrizal Haris mengapresiasi gelaran pameran akbar yang diselenggarakan oleh Krista Exhibitions. Menurutnya, pameran Business-to-Business (B2B) berskala internasional ini menjadi wadah strategis bagi pelaku industri untuk memperkenalkan inovasi, memperluas jaringan bisnis, serta mendorong pertumbuhan sektor pengemasan, percetakan, pengolahan, dan industri kecantikan di Indonesia, khususnya kawasan Jawa Timur.

Baca Juga  Dukung UMKM Naik Kelas di Masa Pandemi, OJK Adakan Business Matching

“Pelaku usaha khususnya UMKM akan sulit go internasional apabila produk yang dipasarkan tidak memenuhi standar. Untuk itu pentingnya, inovasi, kualitas hingga pengemasna produk agar terlihat lebih menarik,” terang Haris.

Ditempat yang sama, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar parawansa menambahkan, pengutan sektor manufaktur akan berkontribusi langsung terhadap proses hilirisasi yang selama ini menjadi fokus pembangunan ekonomi nasional.

“Jawa Timur memiliki potensi besar di sektor pertanian, hortikultura dan perikanan. Karena itu, pelaku usaha membutuhkan dukungan teknologipengolahan dan pengemasan agar produk yang dihasilkan memiliki daya saing lebih tinggi,” ungkap Khofifah.

Menariknya lagi, selain menghadirkan pameran produk dan teknologi, pengunjung juga dapat mengikuti berbagai seminar dan forum diskusi. Diantaranya, Seminar Kementerian Perindustrian bertajuk Indonesian Good Design Selection, Seminar Indonesian Packaging Federation (IPF) hingga Gathering UMKM GAPMMI.

Pameran ini juga menghadirkan program Business Matching yang dirancang untuk mempertemukan peserta pameran dengan calon mitra bisnis potensial melalui pertemuan yang terarah dan produktif.

Penyelenggaraan ALLPACK Surabaya 2026 (EastPack Surabaya) dan East Beauty Pack Expo 2026 menjadi bukti bahwa Jawa Timur merupakan salah satu sentra utama industri makanan dan minuman, kemasan, kosmetik, serta farmasi di Indonesia.

Perlu diketahui juga, pameran ini tidak hanya menjadi ajang penjualan mesin, tetapi juga menjadi pusat transformasi industri manufaktur Indonesia Timur, mempertemukan produsen teknologi, pemilik pabrik, pelaku UMKM, asosiasi industri, akademisi, dan pemerintah untuk mempercepat modernisasi manufaktur di Kawasan tersebut. (*)

  • Pewarta : Tulus Widodo
  • Foto : Tulus
  • Editor : Rizal IT

You may also like...