Smamda Surabaya Sambut Siswa Baru Asal Amerika Serikat

SURABAYA || WARTAINDONESIA.co – Bukan tanpa alasan SMA Muhammadiyah 2 (Smamda) Surabaya terus menjadi jujukan atau pilihan program Rotary Youth Exchange sebagai ajang study banding.

Tahun ini, Smamda Surabaya menerima siswa baru atau Student Exchange bernama Lucy Filipczak asal The United States of America (USA) sebagai bagian dari komitmen sekolah memperkuat jejaring internasional sekaligus memperkenalkan budaya Indonesia kepada pelajar mancanegara.

Kepala Smamda Surabaya, H. Mukhlasin, S.T., M.Pd., mengatakan bahwa, kerja sama dengan Rotary terus berkembang secara positif. Dimana, kedua belah pihak saling mengisi melalui program tukar pelajar atau student exchange.

Kepala Smamda Surabaya, H. Mukhlasin, S.T., M.Pd., (Foto : Tulus/Warta Indonesia)

“Program Rotary Youth Exchange ini menjadi sarana bagi siswa untuk meningkatkan kemampuan berkomunikasi, berkolaborasi, dan beradaptasi dalam lingkungan internasional,” ucap Mukhlasin dalam sambutannya di acara Welcome Party “Lucy Filipczak”, Kamis, (06/08/26) di Smamda Tower.

Mukhlasin juga menyampaikan pesan, semua siswa Student Exchange termasuk Lucy Filipczak tidak hanya tumbuh sebagai warga negara Indonesia, tetapi juga menjadi global citizen yang peduli terhadap berbagai isu dunia, seperti perdamaian dan perubahan iklim.

Oleh karena itu, Mukhlasin juga menegaskan bahwa program pertukaran pelajar juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan nilai-nilai Islam yang ramah, toleran, dan menjunjung tinggi perdamaian.

Perlu diketahui, Rotary Youth Exchange merupakan program pengalaman yang diberikan bagi siswa berusia 15 – 18 tahun untuk belajar di luar negeri sambil merasakan langsung budaya lain, mempelajari bahasa baru dan menjadi warga global.

Kehadiran Lucy Filipczak (16) disambut hangat oleh jajaran pimpinan sekolah, guru, karyawan, dan para siswa. Mengenakan jas khas peserta pertukaran pelajar yang dipenuhi pin dari berbagai daerah, ia tampak antusias menyapa keluarga barunya di Smamda Surabaya.

Baca Juga  Usai Dilantik Mendikbudristek, Cak Hasan Resmi Pimpin UNESA Periode 2022-2026

Chair Rotary Youth Exchange (RYE) District 3420 Indonesia, Enny Ambarsari, menjelaskan, Student Exchange memberikan kesempatan bagi siswa untuk belajar dan berlatih secara langsung bahasa asing yang digunakan di Negara tuan rumah. Baik secara formal di kelas maupun informal dengan masyarakat sekitar.

“Sedangkan, untuk penempatan peserta pertukaran mempertimbangkan sistem resiprokal, yakni sekolah yang mengirimkan siswa ke luar negeri juga menjadi tempat penerimaan peserta inbound. Ini alasan kami memilih Smamda Surabaya karena sistemnya resiprokal, memudahkan anak yang meninggalkan suatu sekolah untuk digantikan oleh anak inbound di sekolah tersebut,” terang Enny.

Selama mengikuti program pertukaran, Lucy akan menjalani proses pembelajaran reguler di Smamda Surabaya, mempelajari budaya Indonesia, belajar Bahasa Indonesia, serta mengikuti berbagai kegiatan sosial maupun ekstrakurikuler.

Program tersebut selaras dengan nilai utama (our value) Smamda Surabaya, yakni DEDICATE, serta semangat sekolah yang kini memasuki usia ke-51 untuk terus menginspirasi, berinovasi, dan berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.

Sedangkan, program Rotary Youth Exchange sendiri berlangsung selama 10 hingga 11 bulan atau satu tahun akademik dengan menggunakan visa pelajar. Namun, peserta diwajibkan fokus menjalani pendidikan dan tidak diperkenankan bekerja.

Lucy Filipczak mengaku senang dan bangga bisa diterima di Indonesia khususnya kelurga besar Smamda Surabaya. Ia antusias bener benar ingin belajar budaya dan bahasa Indonesia. Karena, banyak teman temannya yang sudah pernah ke Indonesia.

“Indonesia itu indah. Masyarakatnya ramah. Apalagi keluarga besar di Smamda Surabaya ini luar biasa baik dan hangat menyambut kedatangan saya. Ini yang bakal membuat saya betah untuk tinggal di Indonesia,” ungkap Lucy sembari tersenyum. (*)

  • Pewarta : Tulus Widodo
  • Foto : Tulus
  • Editor : Rizal IT

You may also like...