Prof. Masdar Resmi Menjabat Rektor UINSA, Siap Membawa UINSA Goes Global

SURABAYA || WARTAINDONESIA.co – Tambuk tanggung jawab sebagai Rektor UIN Sunan Ampel (UINSA) Surabaya periode 2026-2030 kini secara resmi telah dijabat oleh Prof. Masdar Hilmy, M.A., Ph.D.,

Prof. Masdar Hilmy Guru Besar dalam bidang Sosiologi UINSA ini resmi dilantik oleh Menteri Agama RI pada Kamis, (15/10/26) di Jakarta.

Rektor yang akrab dipanggil Prof. Masdar ini, menegaskan komitmennya untuk membawa UINSA menembus kancah internasional. Melalui visi UINSA Goes Global, kepemimpinannya akan berfokus pada penguatan reputasi akademik serta pembenahan ekosistem penelitian kampus.

“Saya ingin membawa UINSA goes global; mengangkat marwah dan reputasi UINSA di panggung akademik nasional dan internasional,” ujar Prof. Masdar usai pelantikan.

Untuk mewujudkan target tersebut, Prof. Masdar telah menyiapkan serangkaian langkah taktis yang menitikberatkan pada peningkatan mutu riset dan publikasi.

“Visi ini dilakukan melalui strategi peningkatan produktivitas akademik dosen dan guru besar UINSA, meningkatkan indeks sitasi karya akademik mereka, dan menciptakan ekosistem penelitian yang berkualitas sesuai standar internasional,” tegasnya.

Selain itu, Prof. Masdar juga menekankan, bahwa keberhasilan agenda besar ini membutuhkan soliditas dari seluruh elemen civitas akademika. Dalam ajakannya, Rektor yang menempuh studi magister di McGill University, Kanada, dan meraih gelar doktor dari University of Melbourne, Australia, ini mengimbau seluruh pihak untuk menjaga iklim kampus yang kondusif.

“Pesan khusus kepada segenap civitas akademika UINSA; mari kembali menata kehidupan kampus yang kondusif, produktif, dan bermartabat. Misi ini tidak akan tercapai tanpa partisipasi, kebersamaan, dan kolegialitas antar sesama,” terangnya.

Sebagai informasi, Prof. Masdar merupakan guru besar kelahiran Tegal, 2 Maret 1971, yang memiliki rekam jejak panjang di dunia akademik. Dosen Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UINSA ini menyelesaikan pendidikan sarjana di IAIN Sunan Ampel Surabaya (1990–1994) sebelum melanjutkan studi ke Kanada dan Australia.

Baca Juga  Wagub Emil Dardak Berikan Bantuan Alat Kesehatan Saat Tinjau Vaksinasi di ITS

Prof. Masdar juga dikenal produktif menulis mengenai isu Islam, demokrasi, radikalisme, multikulturalisme, hingga perubahan sosial-keagamaan yang dimuat di berbagai jurnal bereputasi dan media massa.

Memimpin UINSA kembali untuk periode 2026-2030 setelah sebelumnya menjabat pada periode 2018-2022, rekam jejak kepemimpinan Prof. Masdar diharapkan menjadi modal kuat dalam merealisasikan target globalisasi UINSA. (*)

  • Pewarta : Tulus Widodo
  • Foto : Istimewa
  • Editor : Rizal IT

You may also like...