BRI BO Surabaya Diponegoro Sukses Gelar Open Booth Lelang
SURABAYA || WARTAINDONESIA.co – Dalam rangka membuka akses kepemilikan properti yang transparan dan terjangkau bagi masyarakat, BRI Branch Office (BO) Surabaya Diponegoro menggelar kegiatan Open Booth Lelang.
Kegiatan Open Booth Lelang yang telah dilakukan pada 30 September 2026 lalu di Jalan Raya Diponegoro Surabaya berlangsung sukses dan disambut antusias oleh masyarakat.
Branch Manager BRI BO Surabaya Diponegoro, Eli Sanjoyo sangat berterima kasih dan mengapresiasi masyarakat yang turut mendukung kegiatan Open Booth Lelang pada bulan September 2026 lalu. Kegiatan ini menjadi sarana bagi masyarakat untuk memperoleh informasi secara langsung mengenai aset agunan yang ditawarkan melalui mekanisme lelang.
“Tidak hanya memperluas akses informasi, inisiatif ini juga menjadi bagian dari upaya BRI mengoptimalkan pemulihan kredit atau recovery secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Eli melalui rilis resminya, Senin, (26/10/26).
Melalui pendekatan langsung kepada masyarakat, lanjut Eli, BRI berupaya menjembatani calon peserta lelang dengan informasi mengenai objek properti, prosedur lelang, hingga alternatif pembiayaan yang dapat dimanfaatkan.
Eli Sanjoyo menjelaskan, salah satu tantangan dalam pasar properti lelang adalah masih terbatasnya pemahaman masyarakat mengenai prosedur dan mekanisme yang berlaku. Kekhawatiran terhadap proses pendaftaran, persyaratan administrasi, hingga kebutuhan dana awal kerap menjadi hambatan bagi calon peserta.
Melalui Open Booth Lelang, BRI BO Surabaya Diponegoro menghadirkan layanan edukasi yang membantu masyarakat memahami tahapan mengikuti lelang. Dimana, petugas memberikan pendampingan mengenai pendaftaran akun pada portal resmi Lelang Indonesia, perhitungan uang jaminan lelang, serta koordinasi dengan penanggung jawab atau person in charge (PIC) aset untuk melakukan survei objek secara langsung.
Diakui Eli, ketersediaan informasi yang memadai menjadi faktor penting agar masyarakat dapat mengambil keputusan secara lebih terukur. Sehingga nasabah dapat mempelajari objek yang diminati, meninjau foto properti, memeriksa dokumen dan aspek legalitas yang relevan, serta memahami nilai limit yang ditetapkan sebelum memutuskan mengikuti lelang.
Selain persoalan informasi dan prosedur, keterbatasan pendanaan juga menjadi salah satu pertimbangan calon pembeli properti lelang. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, BRI memperkenalkan KPR Solusi sebagai fasilitas kredit yang ditujukan untuk mendukung pembelian aset lelang.
Fasilitas ini menawarkan pilihan skema suku bunga fixed dan floating, serta tenor pembiayaan hingga 25 tahun sesuai ketentuan produk yang berlaku. Kehadiran alternatif pembiayaan tersebut diharapkan dapat membantu calon pembeli merencanakan kebutuhan dana secara lebih terstruktur.
“Bagi BRI, pengembangan akses terhadap aset lelang juga berkaitan dengan optimalisasi penyelesaian kredit bermasalah melalui penjualan agunan,” terangnya.
Sementara bagi masyarakat, mekanisme ini dapat menjadi alternatif untuk mencari properti dengan harga limit yang berpotensi lebih rendah dibandingkan harga properti sejenis di pasar. Meski demikian, harga limit tidak selalu mencerminkan harga transaksi akhir ataupun nilai pasar aktual suatu asset.
Dalam kegiatan tersebut, BRI BO Surabaya Diponegoro juga membuka booth Kredit Kendaraan Bermotor (KKB). Booth tersebut menyediakan informasi dan edukasi mengenai produk KKB, skema pembiayaan, serta tahapan pengajuan kredit kendaraan sesuai kebutuhan nasabah.
Kehadiran layanan KKB melengkapi upaya BRI dalam menyediakan akses pembiayaan ritel, baik untuk kebutuhan kepemilikan properti maupun kendaraan bermotor.
“Melalui kegiatan ini, BRI BO Surabaya Diponegoro berupaya menghadirkan edukasi, pendampingan prosedural, dan dukungan pembiayaan sekaligus memperkuat perannya dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat,” pungkas Eli. (*)
- Pewarta : Tulus Widodo
- Foto : Istimewa
- Editor : Rizal IT