
Bandara Juanda Catat Pertumbuhan Trafik Positif Hingga Kuartal III 2022
SIDOARJO_WARTAINDONESIA.co – Bandara Internasional Juanda mencatat pertumbuhan trafik positif menjelang penutupan tahun 2022. Hingga kuartal III tahun 2022 tercatat sejumlah 7.709.605 penumpang telah dilayani baik yang datang maupun berangkat.
General Manager Bandara Internasional Juanda, Sisyani Jaffar mengatakan bahwa, persentase pertumbuhan trafik penumpang hampir mencapai 100% dibanding periode yang sama tahun lalu.
“Hingga September atau kuartal III ini angka kenaikan mencapai 96% pada pergerakan penumpang dari total 3.931.636 di tahun 2021 menjadi 7.709.605 di tahun 2022,” kata Sisyani, Selasa, (12/10/22).
Meski demikian, lanjut Sisyani, jumlah ini masih belum sepenuhnya kembali normal. Trafik saat ini baru mencapai 60% jika dibanding kondisi sebelum pandemi. Sedangkan, untuk kenaikan pergerakan pesawat mencapai 41% dari total 39.748 di tahun 2021 menjadi 55.964 tahun 2022. Sementara, untuk pergerakan kargo hanya tercatat tumbuh 1% dari total 51.057.291 kg di tahun 2021 menjadi 51.451.493 kg di tahun 2022.
Pergerakan penumpang domestik di Bandara Internasional Juanda masih mendominasi. Dari total keseluruhan total penumpang yang dilayani, sejumlah 7.222.943 adalah penumpang penerbangan domestik dan selebihnya atau sejumlah 486.662 adalah penumpang internasional.
Ada lima rute domestik dengan jumlah penumpang terbanyak yang dilayani dari Bandara Internasional Juanda didominasi rute menuju Jakarta yakni sejumlah 2.004.698 penumpang atau mendominasi sebesar 28%, disusul kemudian Makassar sejumlah 962.892 penumpang (13%), Denpasar dengan 809.624 (11%), Banjarmasin sejumlah 618.771 penumpang (9%) dan Balikpapan (8%) atau sejumlah 598.866 penumpang.
“Hal ini tidak terlepas dari berlakunya kebijakan pembukaan kembali Bandara Internasional Juanda menjadi entry point bagi penerbangan internasional sejak awal tahun lalu,” terangnya.
Menurut Sisyani, dampak dari kebijakan tersebut adalah, jumlah penumpang penerbangan internasional tumbuh hingga mencapai 524% dari total 77.995 di tahun 2021 menjadi 486.662 di tahun 2022. Pertumbuhan ini tidak langsung terlihat di awal tahun mengingat penerbangan rute internasional dilayani kembali secara bertahap melalui penerbangan repatriasi.
Peningkatan frekuensi penerbangan internasional mulai terlihat di Bulan April dimana saat itu Bandara Juanda mulai melayani sembilan penerbangan internasional termasuk penerbangan umroh yang mulai beroperasi di pertengahan Maret.
Untuk lima destinasi penerbangan internasional dengan jumlah penumpang terbanyak adalah rute menuju Singapura sebanyak 159.783 penumpang atau 33% dari total keseluruhan jumlah penumpang, disusul kemudian Kuala Lumpur 131.006 penumpang (27%), lalu rute penerbangan haji dan umroh yakni Jeddah 103.195 (21%), Madinah 53.710 (11%), dan Penang (3%) atau sejumlah 12.786 penumpang.
Dengan adanya peningkatan trafik baik penumpang maupun pesawat, Sisyani menyebutkan pihaknya akan tetap menyiapkan antisipasi dan mitigasi dengan mengedepankan Safety, Security, Services dan Compliance.
“Kami optimis pertumbuhan trafik akan terus berjalan, seiring dengan itu ada hal-hal yang harus diantisipasi mengingat kondisi cuaca yang akan memasuki musim hujan yang tentunya akan berpotensi memberikan pengaruh terhadap penerbangan. Salah satunya dengan melakukan pengawasan dan pemeliharaan fasilitas baik di area landside maupun airside,” pungkasnya, (*)
- Pewarta : Tulus W
- Foto : Istimewa
- Penerbit : Dwito