Bank Indonesia Sukses Menggelar JCFF 2026, Catat Transaksi Sebesar Rp92,45 miliar
SURABAYA || WARTAINDONESIA.co – Bank Indonesia sukses dan berhasil menggelar festival Java Coffee and Flavors Fest (JCFF) 2026 di Kota Surabaya. Hingga, perbankan di Jawa Timur berhasil membukukan potensi transaksi sebesar Rp92,45 miliar.
Rasa syukur dan bangga ini disampaikan langsung oleh Deputi Gubernur Bank Indonesia, Filianingsih Hendarta saat menutup secara resmi festival JCFF 2026 pada Minggu, (19/07/26) dengan dihadiri Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur Ibrahim dan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.
Dalam sambutannya, Filianingsih Hendarta menyampaikan bahwa, JCFF 2026 menjadi wadah untuk memperkuat daya saing UMKM. Sekaligus, memperluas akses pasar dan pembiayaan bagi komoditas kopi, kakao dan cokelat, teh, serta rempah-rempah.

“Kami sangat bersyukur festival JCFF 2026 disambut antusias seluruh masyarakat Jawa Timur dan sekitarnya. Sehingga, semua rangkaian acara berlangsung meriah dan memberikan dampak positif,” ucap Filianingsih.
Menurut Filianingsih, keberhasilan festival JCFF 2026 ini berkat kolaborasi antara Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Pemerintah Kota Surabaya dan seluruh mitra strategis serta pelaku UMKM.
“Jawa memiliki modal yang kuat sebagai pusat agroindustry. Sehingga, perlu didukung dengan peringkatan kapasitas UMKM, perluasan akses pembiayaan dan pasar, termasuk pasar ekspor, serta penguatan rantai pasok agar mampu memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi perekonomian,” terangnya.
Momentum pertumbuhan ekonomi Jawa Timur yang tetap kuat di tengah ketidakpastian global perlu terus dijaga melalui penciptaan sumber-sumber pertumbuhan ekonomi baru, Kopi, kakao dan cokelat, teh, serta rempah-rempah sebagai komoditas unggulan Jawa.
Dikesempatan yang sama, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur, Ibrahim, mengapresiasi dan berterima kasih kepada seluruh pihak yang turut mendukung kesuksesan acara JCFF 2026 di Kota Surabaya.
“Kami bersyukur JCFF 2026 yang diikuti lebih dari 110 UMKM dengan menghadirkan beragam kegiatan, mulai dari pameran produk, business matching, workshop, talk show, kompetisi, hingga atraksi budaya dan hiburan bagi masyarakat disambut meriah ribuan pengunjung,” tandas Ibrahim.
Oleh karena itu, lanjut Ibrahim, Bank Indonesia bersama seluruh mitra strategis berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas, inovasi, dan daya saing produk kopi, kakao dan cokelat, teh, serta rempah-rempah melalui penguatan kapasitas UMKM, perluasan akses pasar global, dan akselerasi digitalisasi transaksi.
“JCFF merupakan bagian dari upaya bersama dalam memperkuat ekonomi daerah sekaligus mendorong UMKM Jawa semakin kompetitif di pasar internasional,” ungkap Ibrahim.
Perlu diketahui, perbankan di Jawa Timur berhasil membukukan potensi transaksi sebesar Rp92,45 miliar selama festival JCFF 2026 di Kota Surabaya.
Melalui penyelenggaraan JCFF 2026, Bank Indonesia bersama para pemangku kepentingan berharap komoditas kopi, kakao dan cokelat, teh, serta rempah-rempah tidak hanya semakin dikenal sebagai warisan budaya Nusantara.
Akan tetapi, juga mampu menjadi motor penggerak ekspor, memperluas akses pembiayaan UMKM, memperkuat ekosistem pariwisata heritage Kota Surabaya, dan memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah menuju Indonesia Emas 2045. (*)
- Pewarta : Tulus Widodo
- Foto : Tulus
- Editor : Rizal IT