Budi : Bank Indonesia Konsisten Terus Dukung Pengendalian Inflasi di Jawa Timur

SURABAYA_WARTAINDONESIA.co – Kegiatan High Level Meeting (HLM) bertujuan untuk memperkuat koordinasi dan sinergi lintas instansi se Jawa Timur. Agar, terwujud stabilisasi pasokan dan harga pangan (komoditas beras). Dan, Bank Indonesia (BI) menegaskan siap mendukung pengendalian inflasi di Jawa Timur.

Hal ini dipaparkan oleh Kepala Kantor Perwakilan BI Jatim, Budi Hanoto saat menghadiri acara HLM dan Rakor Pengendalian Inflasi bersama Forkopimda Jatim pada Senin, (20/02/23) di JW Marriott Surabaya.

“Guna mengendalikan inflasi, Gubernur Khofifah telah melakukan langkah tepat. Salah satunya melakukan operasi pasar beras murah,” tutur Budi.

Budi juga menyampaikan, pada HKM 2023 ini juga membahas langkah langkah pengendalian inflasi. Khususnya menjelang Hari Raya Keagamaan. Diantaranya, koordinasi dan sinergi yang kuat, keterjangkauan harga, kelancaran distribusi dan komunikasi yang baik.

“Bank Indonesia secara konsisten bersama Pemprov Jatim dan Forkopindo Jatim akan terus saling mendukung pengendalian inflasi di Jawa Timur,” tegasnya.

HLM Rakor Pengendalian Inflasi 2023 ini dihadiri Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya, Kapolda Jawa Timur, Kepala BPS Jatim dan Bupati/Walikota se-Jatim.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Khofifah menyampaikan, bahwa, apabila Inflasi tidak termanage, terkendali dan tertangani dengan baik, akan berdampak pada angka kemiskinan dimasingmasing daerah.

“Oleh karena itu, kegiatan HLM ini sangat penting untuk mensinkronkan langkah langkah kepala daerah untuk membangun sinergitas dalam pengendalian inflasi,” terang Gubernur Khofifah.

Gubernur Khofifah juga menghimbau kepada seluruh Bupati dan Walikota di Jawa Timur agar sering blusukan mengetahui perkembangan pasar.

Perlu diketahui, inflasi gabungan kota Indeks Harga Konsumen (IHK) di Jatim masih berada diatas sasaran. Namun, tekanan tercatat melandai. IHK di Jatim pada periode Januari 2023  tercatat sebesar 6,41% (yoy), lebih rendah dibandingkan capaian tahun 2022 sebesar 6,52% (yoy) dan lebih tinggi dari tingkat inflasi nasional sebesar 5,28% (yoy).

Baca Juga  Jasa Raharja Berikan Santunan Keluarga Korban Kecelakaan Maut Bus PO Ardiansyah

Dalam HLM dan Rakor Pengendalian Inflasi ini, Gubernur Khofifah memastikan telah melakukan berbagai ikhtiar dalam bidang ketahanan dan kedaulatan pangan nasional. Termasuk, upaya agar petani mendapatkan kemudahan mengakses pembiayaan Alsintan. (*)

  • Pewarta : Tulus W
  • Foto : Tulus
  • Penerbit : Dwito

You may also like...