Lestarikan Lingkungan Hidup, Mandiri Syariah Lakukan Gerakan Tanam 1000 Pohon

PURWAKARTA_WARTAINDONESIA.co – Dalam rangka turut menjaga ekosistem untuk mewujudkan Sustainability Development Goals 2030, PT Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) lakukan Gerakan Konservasi Lingkungan menanam bibit.

Gerakan Konservasi Lingkungan kali ini dilakukan Mandiri Syariah dengan menanam 1000 pohon pada Jumat, 20 November 2020 di area pembangunan masjid Mandiri Syariah di Ruas Tol Cipularang (Cikampek – Purwakarta – Padalarang) KM 88A.

Ade Cahyo Nugroho selaku Direktur Finance, Strategy and Treasury Mandiri Syariah menyampaikan bahwa, gerakan menanam 1000 pohon ini selain dalam rangka Milad Ke 21 Mandiri Syariah, juga merupakan salah satu langkah penting bagi Mandiri Syariah dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan kelestarian lingkungan hidup untuk penyelamatan bumi dari ancaman perubahan iklim.

“Serta, bagian dari  implementasi program Sustainable Finance Perusahaan dalam mendukung aktivitas go green untuk menjaga keseimbangan dan melestarikan lingkungan hidup,” kata Ade melalui rilisnya, Jumat, (20/11/20).

“Kami selalu menekankan bahwa dalam bisnis perbankan syariah harus sejalan dengan prinsip keuangan berkelanjutan yang mengutamakan pengembangan manusia, alam, serta keuntungan (people, planet, profit),” imbuhnya.

Pembangunan masjid dan penanaman pohon ini, lanjut Ade, menunjukkan adanya keseimbangan bank syariah dalam meraih profit dan memberi manfaat bagi masyarakat. Dimana. Mandiri Syariah selalu menyisihkan setiap 2,5 persen dari laba bersih untuk zakat yang manfaatnya bisa dirasakan oleh umat.

“Beberapa jenis pohon yang ditanam dalam program ini antara lain Ketapang, Perdu Kalatean, Brekele, Pakis Kelapang, Melati Jepang, Rombusa dan Eliponia,” terangnya.

Pada kuartal III 2020 Mandiri Syariah  mencatat laba sebesar Rp1,07 triliun. Laba tersebut naik 21,5% year-on-year (yoy) dari Rp872 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Hingga September 2020, Mandiri Syariah telah menyalurkan dana sosial dan zakat, infak, sedekah dan wakaf sebesar lebih dari Rp64 miliar dengan jumlah penerima manfaat sekitar 20 ribu baik lembaga maupun perorangan.

Baca Juga  Gandeng Dream Tour, Batik Air Lepas Penerbangan Umroh Perdana di Bandara Juanda

Atas konsistensinya dalam menjaga lingkungan hidup, sosial dan tata kelola Perusahaan yang baik, lanjut Ade, Mandiri Syariah memperoleh tiga penghargaan dalam keterbukaan pengungkapan Environment, Social & Governance (ESG) untuk kategori Keterbukaan Environmental Bank BUMN Terbaik, Keterbukaan Governance Bank BUMN Terbaik dan Emiten LQ45-ESG.

Dikesempatan yang sama, Direktur Sales and Distribution Mandiri Syariah Anton Sukarna menambahkan, sebelumnya Mandiri Syariah juga membangun masjid di kawasan Rest Area KM 166 Tol Cipali (Cikopo – Palimanan) arah Cirebon, Jawa Barat. Program pembangunan masjid dilakukan untuk mengakomodir kebutuhan beribadah masyarakat yang tengah dalam perjalanan.

“Mandiri Syariah juga mengajak serta nasabah untuk turut berkontribusi dalam memberikan nilai tambah kepada umat dan lingkungan melalui program-program zakat, infaq, sedekah dan wakaf melalui lembaga Laznas BSM Umat dan situs JadiBerkah.id,” pungkas Anton. (*)

  • Pewarta : Tulus W
  • Foto : Istimewa
  • Penerbit : Dwito

You may also like...