Meskipun Alami Gejolak, PT Darmi Bersaudara Berhasil Catatkan Penjualan Sebesar 5,343 Miliar

SURABAYA_WARTAINDONESIA.co – Meskipun mengalami gejolak hingga mengakibatkan penurunan keuntungan di tahun 2023, PT Darmi Bersaudara Tbk (KAYU) mengklaim masih berhasil mencatatkan penjualan bersih sampai dengan Triwulan III (September 2023) sebesar Rp.5,343 miliar dan laba bersih sebesar Rp.649 juta.

Hal ini disampaikan langsung oleh Direktur Utama PT Darmi Bersaudara Tbk Nanang Sumartono dalam paparan Public Expose Insidentil yang dilakukan pada Senin, (08/01/24) di Darbe Corner Surabaya.

“Sampai dengan September 2023 kuantitas ekspor perseroan sebanyak 29 kontainer atau total volume setara 754,63 meter kubik. Hasil  penjualan sebesar Rp5,34 miliar setara dengan US$ 349,661,82,” ucap Nanang.

Menurut Nanag, penjualan 90 persen ini menyasar pasar internasional diantaranya India, Nepal, Korea dan Taiwan. Sedangkan sisanya 10 persen adalah pasar domestik. Namun, Korea dan Taiwan merupakan pasar ekspor baru pada tahun 2023.

Kendati angka penjualan tahun 2023 mengalami penurunan dibanding tahun 2022, PT Darmi Bersaudara juga masih mampu mencatat laba bruto Rp197 juta. Hal ini menjadi prestasi tersendiri bagi PT Darmi Bersaudara sebagai emiten dengan tetap berhasil mencatatkan laba sepanjang tahun 2023.

Sedangkan, penjualan di tahun 2024 Nanang memproyeksikan akan tumbuh sangat positif dengan target sebesar Rp121,5 miliar dan di 2025 sebesar Rp173,6 miliar. Terkait proyeksi dan rencana bisnis pada tahun ini, PT Darmi Bersaudara akan fokus pada empat hal.

Empat hal tersebut diantaranya, pertama terus melakukan pemulihan bertahap pada pasar ekspor yang terdampak pandemi Covid-19 dan meningkatkan penetrasi pasar baru. Kedua, melakukan kemitraan strategis dengan mitra lokal yang memiliki pemahaman mendalam tentang dinamika pasar setempat. Ketiga, akan merintis pembukaan pasar baru di luar existing market seperti Jepang, kawasan Eropa yaitu Belanda, Bosnia serta Polandia. Dan keempat perseroan berencana mengumumkan corporate action berupa Right Issue pada tahun 2024.

Baca Juga  Pengelola Darbe Cafe Ambil Langkah Hukum Demi Melindungi Penyewa Terkait Kasus Eksekusi Cafe

Tercatat, grafik harga saham KAYU Dalam periode 5 Januari 2023 hingga 4 Januari 2024 mengalami pergerakan signifikan. Harga saham mencapai titik terendahnya pada Rp50 per lembar, menunjukkan potensi support kuat.

Di sisi lain, harga saham mencapai puncak tertinggi sebesar Rp685 per lembar selama periode tersebut. Kenaikan signifikan ini dapat disebabkan oleh faktor-faktor seperti kinerja perusahaan yang positif, pertumbuhan industri kayu, atau pengumuman berita positif yang mempengaruhi persepsi investor terhadap saham tersebut.

Meskipun demikian, Nanang menjelaskan jika perseroan sepenuhnya tidak mengetahui tentang perilaku investor yang mempertimbangkan untuk keluar atau menjual sahamnya pada saat mendekati akhir 2023.

“Perlu diketahui, PT Darmi Bersaudara Tbk (KAYU) tetap optimis dan terus berjuang agar postur penjualan bertumbuh seiring dengan tetap tingginya kepercayaan dari kreditur, investor dan supplier,” pungkas Nanang. (*)

  • Pewarta : Tulus Widodo
  • Foto : Tulus
  • Penerbit : Dwito

You may also like...