Pendampingan Desa Sejahtera Astra Perkuat Kemandirian Batik Masyarakat Singkawang

JAKARTA || WARTAINDONESIA.co – Program Desa Sejahtera Astra hadir untuk membangun kapasitas masyarakat dan sistem kerja serta produksi yang dikelola secara bersama agar aktivitas ekonomi desa lebih efektif dan berkelanjutan.

Untuk itu, Program Desa Sejahtera Astra hadir di Singkawang, Kalimantan Barat guna memperkuat aktivitas membatik sebagai sumber penghidupan masyarakat desa melalui pendekatan berbasis komunitas dan sistem produksi yang berkelanjutan.

Presiden Direktur Astra Djony Bunarto Tjondro mengatakan bahwa, di Singkawang, keterampilan membatik telah tumbuh dan dijalankan oleh masyarakat sebagai bagian dari aktivitas ekonomi lokal.

“Namun, supaya manfaat ekonominya dapat dirasakan lebih luas dan berkelanjutan, diperlukan penguatan pengelolaan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia serta pembangunan sistem produksi yang lebih terstruktur,” ujar Djony mellaui rilis resminya, Selasa, (13/01/26) di Jakarta.

Sejak 2021, lanjut Djony, melalui program Desa Sejahtera Astra hadir mendampingi masyarakat di Singkawang untuk memperkuat sumber daya manusia serta membangun fondasi produksi yang lebih mandiri berbasis potensi lokal.

“Inisiatif di Desa Sejahtera Astra Singkawang diharapkan dapat memberi manfaat nyata bagi masyarakat sejalan dengan cita-cita Astra untuk Sejahtera Bersama Bangsa,” harapnya.

Dalam mengembangkan batik di Singkawang, Priska Yeniriatno sebagai penggerak desa memiliki peran yang sangat penting. Berangkat dari pengalaman membangun kegiatan membatik secara mandiri, Priska mendorong penguatan sumber daya manusia agar keterampilan membatik tidak berhenti pada individu, melainkan dapat ditransfer, direplikasi, dan dikelola bersama oleh masyarakat.

Penggerak Desa Sejahtera Astra Priska Yeniriatno menjelaskan, hingga kini kegiatan membatik berkontribusi pada peningkatan aktivitas produksi masyarakat sebesar 50% dan membuka peluang penghidupan yang lebih berkelanjutan bagi warga Desa Sejahtera Astra Singkawang.

“Bagi saya, dampak yang paling terasa adalah konsistensi warga untuk tetap produktif dalam membatik. Kini, sebagian dari mereka bahkan telah membuka workshop sendiri serta menerima berbagai kegiatan dari luar untuk berbagi pengetahuan tentang batik yang mereka kembangkan. Menurut saya, inilah dampak yang paling luar biasa,” ungkap Priska.

Baca Juga  Garda Oto Ajak Media Pahami Pentingnya Berasuransi dan Bedah Polis Asuransi

Hingga saat ini, program telah melibatkan lebih dari 240 pelaku batik yang tergabung dalam 18 kelompok produksi aktif, serta mendorong tumbuhnya workshop mandiri dan kegiatan edukasi membatik di lingkungan sekitar.

Untuk bisa mengikuti kisah lengkap perjalanan Priska Yeniriatno dalam menggerakkan perubahan di Desa Sejahtera Astra Singkawang dapat disaksikan melalui kanal YouTube SATU Indonesia.

Semangat Astra untuk terus mendukung penguatan masyarakat berbasis potensi lokal melalui Desa Sejahtera Astra sejalan dengan cita-cita Astra untuk Sejahtera Bersama Bangsa serta mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) di Indonesia. (*)

  • Pewarta : Angga DKI (Artikel 10)
  • Foto : Istimewa
  • Editor : Ronie Dwito

You may also like...