Waspada Cuaca Ekstrem, Asuransi Astra Bagikan Tips Siaga Banjir
JAKARTA || WARTAINDONESIA.co – Memasuki awal tahun 2026, curah hujan dengan intensitas tinggi masih melanda berbagai wilayah di Indonesia. Hingga meningkatkan berbagai risiko merugikan, seperti banjir yang kerap gangguan aktivitas masyarakat.
BMKG memprediksi hujan dengan intensitas berbeda di sejumlah wilayah Indonesia pada tanggal 24 Januari 2026. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk menyiapkan langkah antisipatif sejak dini demi melindungi keselamatan diri, keluarga, serta aset yang dimiliki.
Head of PR, Marcomm, & Event Asuransi Astra, Laurentius Iwan Pranoto mengatakan bahwa, di tengah cuaca ekstrem yang masih melanda, kewaspadaan, kepedulian, dan kebersamaan juga menjadi perlindungan yang berharga.
“Dengan saling berbagi informasi, mematuhi imbauan pemerintah, serta mempersiapkan diri sejak dini, kita dapat meminimalkan risiko dari banjir dan menjaga keselamatan orang-orang tercinta,” kata Iwan, Sabtu, (24/01/26) di Jakarta.
Menurut Iwan, keselamatan pelanggan menjadi yang utama. Sehingga, jika ada situasi darurat pelanggan dapat langsung menghubungi Garda Siaga melalui aplikasi myGarda atau Garda Akses 24 Jam. Untuk itu, demi keselamatan bersama, Asuransi Astra hadir memberikan tips siaga banjir.
Berikut langkah antisipatif yang dapat dilakukan untuk meminimalkan dampak dan menjaga keselamatan :
1. Pantau Informasi Resmi melalui kanal resmi BMKG, BNPB, pemerintah daerah, serta informasi lalu lintas dan evakuasi di sekitar wilayah tempat tinggal. Simpan nomor darurat Ambulans (119), Pemadam Kebakaran (113), SAR / BASARNAS (115), Posko Bencana Alam (129) dan BNPB (117) Serta Garda Akses 24 Jam: 1500112 atau Whatsapp Garda Akses 08950 1 500 112
2. Siapkan Tas Darurat berisikan barang yang dapat digunakan apabila harus mengungsi. Beberapa perlengkapan yang sebaiknya disiapkan antara lain air mineral, makanan tahan lama, perlengkapan mandi, selimut, pakaian hangat, obat-obatan dan perlengkapan P3K, pribadi, senter, serta dokumen penting yang disimpan dalam wadah kedap air.
3. Amankan perabotan rumah tangga, terutama barang-barang yang berada di luar ruangan atau yang berhubungan dengan aliran listrik, ke tempat lebih strategis atau tinggi di dalam rumah jika memungkinkan.
4. Kenali Rute Evakuasi Pahami jalur evakuasi dan lokasi pengungsian yang telah ditentukan sehingga dapar bergerak lebih cepat dan terarah saat kondisi darurat seperti banjir terjadi untuk memastikan keselamatan diri maupun keluarga terjamin.
5. Evakuasi Kendaraan jika memungkinkan, kendaraan sebaiknya segera dipindahkan ke lokasi yang lebih tinggi dan aman. Apabila tidak sempat dievakuasi, pemilik kendaraan dapat mencabut kabel aki untuk mencegah korsleting, memastikan seluruh pintu tertutup rapat, serta mengeluarkan barang berharga dari dalam kabin.
Apabila mobil sudah terendam banjir sebaiknya jangan panik, lakukan beberapa hal berikut supaya meminimalisir risiko kerusakan pada mobil dan tetap bisa melakukan klaim asuransi kendaraan. Diantaranya, Selalu Pastikan Posisi Mobil Aman, Lepaskan Kabel Negatif Aki Untuk Mencegah Korsleting Listrik, Cek Kondisi Oli, dan Jangan Menyalakan Kendaraan dalam Posisi Sudah Terendam
Bagi pemilik kendaraan sebaiknya langsung menghubungi Garda Akses guna dapat melakukan pengecekkan kerusakan mobil. Jangan sampai pemilik kendaraan melakukan perbaikan sendiri sebelum menghubungi pihak asuransi.
“Selalu gunakan asuransi mobil dari Garda Oto untuk mobil Anda. Pastikan asuransi Garda Oto milik Anda telah melakuan perluasan jaminan asuransi supaya mendapatkan pengamanan ekstra ketika banjir melanda,” ungkap Iwan.
Bagi pemilik polis asuransi Garda Oto, dapat dengan mudah melakukan klik tombol darurat di aplikasi myGarda, menelepon Garda Akses 1 500 112 atau chat melalui layanan Whatsapp Garda Akses di nomor 08950 1 500 112 saat keadaan darurat terjadi. (*)
- Pewarta : Angga DKI
- Foto : Istimewa
- Editor : Ronie Dwito