DEKA Hotel Surabaya Nyaman dan Ramah di Kantong

SURABAYA_WARTAINDONESIA.co – Ingin menikmati liburan maupun istirahat sebagai persinggahan sementara dengan suasana yang nyaman namun dengan harga yang ramah dikantong mungkin DEKA Hotel Surabaya bisa menjadi pilihan tepat.

Pasalnya, sebagai hotel budget yang berada di kawasan Jalan HR Muhammad Surabaya ini, DEKA Hotel tidak saja menawaran kenyamanan dalam menginap tapi juga pelayanan yang maksimal dan bersahabat.

Seperti yang dirasakan oleh Lantra Indah pegawai swasta Surabaya saat menginap di DEKA Hotel Surabaya. Dirinya mengaku puas dengan semua pelayanan yang diberikan mulai dari pintu masuk hingga lobi hotel.

“Sesuai dengan sebutan hotel budget, DEKA Hotel ini sangat terjangkau dan ramah dikantong. Sehingga, membuat saya tertarik untuk mencoba tinggal. Kebetulan setiap sebulan sekali saya menginap dihotel yang sesuai budget hanya sekedar untuk melepas penat aja,” kata Lantra, Senin, (05/10/20).

“Dan, yang membuat saya betah duduk lama lama itu lobinya. Karena, umumnya lobi hotel itukan di pintu masuk lantai bawah tapi DEKA Hotel ini lobinya di lantai 6. Dengan  suasana yang nyaman, tenang serta adem dengan sofa yang empuk dan view pemandangan kota Surabaya yang membuat mata ini langsung fresh,” tambahnya.

Selain itu, menurut Lantra, DEKA Hotel ini juga mudah dijangkau aksesnya. Apalagi dekat dengan Pakuwon Mall, Ciputra Mall dan pusat perbelanjaan seperti Giant serta fasilitas lainnya. Sehingga, apabila mau pergi kemana mana sangat mudah.

“Pokoknya, DEKA Hotel ini selain pelayanannya yang ramah, tempatnya yang bersih serta suasana yang nyaman juga instragramable untuk berfoto ria. Inilah salah satu alasan saya menginap di DEKA Hotel,” terangnya.

Lantra yang menginap pada hari Minggu saat libur kerja mengaku semakin betah karena DEKA Hotel memiliki restoran berkonsep pedesaan dengan suasana jagung jagung bernama Waroeng Pati. Apalagi menu yang ditawarkan adalah masakan khas Jawa Tengah seperti Garang Asem dan Nasi Gandul.

“Masakannya luar biasa nikmat. Cocok dengan lidah saya orang jawa. Apalagi saya kan orang Jawa Tengah. Udah wes bisa jadi obat kangen masakan kampung,” ungkap Lantra sembari tertawa. (*)

  • Pewarta : Tulus W
  • Foto : Tulus
  • Penerbit : Dwito

You may also like...