Film Horor Hasut, Teror Warga Surabaya
SURABAYA || WARTAINDONESIA.co – Dunia perfilman Indonesia makin naik daun dan menarik menarik perhatian penonton. Salah satunya adalah film horor-misteri berjudul Hasut yang telah tayang serentak di bioskop sejak 08 Oktober 2026.
Film yang berdurasi 1 jam 36 menit karya penulis dan sutradara Ilya Sigma ini mampu mencuri perhatian penonton di bioskop seluruh Indonesia. Termasuk di Kota Surabaya.
Menawarkan konsep horor psikologis tanpa jumpscare murahan atau penampakan hantu, Hasut memberikan teror mental yang membuat penontonnya terus dihantui pertanyaan seusai keluar dari bioskop.
Sutradara Ilya Sigma mengatakan bahwa, film ini adalah sebuah medium refleksi tentang sisi gelap interaksi sosial. Dimana, dalam film Hasut ingin mengajak penonton untuk bercermin. Terkadang, tidak sadar apakah kata-kata yang diucapkan menyakiti orang lain.
“Apakah tujuan egois yang ingin kita capai justru menyebabkan orang terdekat kita terluka. Aku harap film ini memantik empati kita kembali,” kata Ilya Sigma, Selasa, (20/10/26).
Ilya Sigma juga menjelaskan, film ini menceritakan empat sahabat yang masuk ke hutan untuk melakukan perjalanan penyembuhan (healing). Namun, alih-alih menemukan kedamaian, mereka justru terjebak dalam pusaran paranoia.
“Bisikan dan suara-suara misterius dari radio komunikasi (HT) perlahan mengupas luka dan trauma masa lalu mereka, mengubah persahabatan tersebut menjadi arena mematikan yang penuh ketidakpercayaan,” terangnya.
Diproduksi oleh Tuta Films dengan produser Putrama Tuta dan Siera Tamihardja, serta ko-produser Nick Musa, Hasut menghadirkan jajaran pemeran berbakat dengan filmografi mentereng, Karina Salim, Rachel Amanda, Marthino Lio, dan Kevin Ardilova.
Bagi Karina Salim yang memerankan sosok Vira, karakter ini menjadi cerminan dan refleksi untuk mereka yang gemar memanipulasi orang lain dengan dalih ‘kepedulian.’ Vira adalah seorang fasilitator healing yang merasa selalu tahu apa yang terbaik untuk adik dan sahabatnya.
“Kita cenderung selalu merasa tahu yang terbaik buat orang lain, dan menyuruh mereka melakukan apa yang kita mau. Padahal itu tipis banget batasnya sama sikap mengontrol. Yang bahaya, setelah mengontrol itu ujungnya jadi manipulatif. Ego manusia itu selalu begitu,” ungkap Karina Salim.
Hasut membuktikan bahwa horor paling menakutkan yang tidak datang dari alam gaib, melainkan dari monster bernama trauma dan keegoisan di dalam diri manusia itu sendiri. (*)
- Pewarta : Tulus Widodo
- Foto : Istimewa
- Editor : Rizal IT