Wujudkan Empati, Love For Indonesia Bagikan APD, Thermogun dan Lunch Box Pada Paramedis

SURABAYA_WARTAINDONESIA.co – Sebagai wadah organisasi sosial kemasyarakatan yang fokus pada pendidikan dan sosial, Komunitas Love For Indonesia selalu berupaya mendukung dan membantu masyarakat yang membutuhkan uluran tangan. Hal ini sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.

Terlebih, dengan adanya wabah Virus Corona (Covid-19) yang membuat masyarakat semakin terhimpit. Terutama, paramedis yang menjadi garda terdepan dalam menangani Covid-19.

Melihat kondisi tersebut, Love For Indonesia langsung tergerak bergotong royong menggalang donasi untuk diberikan kepada para medis.

Support berupa makanan siap santap diserahkan langsung oleh tim Love For Indonesia kepada para medis yang ada di National Hospital, RS Universitas Airlangga, Rumah Sakit Wiyung Sejahtera dan Rumah Sakit Siloam Surabaya, pada Senin, 13 April 2020.

Jessica Sudarta, aktifis Love For Indonesia mengatakan bahwa, aksi sosial bersama seluruh anggota ini sebagai bentuk empati dan kepedulian terhadap para medis yang rela berjuang demi masyarakat Indonesia.

“Kami ikut prihatin dengan situasi yang terjadi saat ini. Covid-19 telah menyebar secara global, termasuk di Indonesia dan Surabaya pada khususnya. Kita harus bersatu dan berjuang bersama,” ucap Jessica saat dijumpai usai membagikan bantuan kepada para medis di RS Surabaya, Senin, (13/04/20).

“Semoga apa yang telah kita berikan ini meskipun kecil namun kami berharap dapat memberikan manfaat. Karena, Tim dokter dan petugas kesehatan merupakan garda terdepan dalam pandemi Covid-19 saat ini,” sambungnya.

Selain, membagikan makanana siap saji diketiga rumah sakit tersebut, Love For Indonesia juga membagi bagikan Thermogun (Alat mengukur suhu badan) dan APD (Alat Pelindung Diri) di Rumah Sakit Paru, RSUD dr Soetomo (APD) dan Rumah Sakit Karsa Husada Batu (Thermogun dan APD).

Baca Juga  Berbagi Kebahagiaan di Bulan Ramadan Bersama Warga Bantalan Rel Kereta Api

Perlu diketahui, hingga hari Minggu, (12/04) di Surabaya jumlah penderita ODP sudah mencapai 1360 orang, PDP mencapai 502 orang, dan Positif mencapai 180 orang (data dari dinas Kominfo Provinsi Jawa Timur). (*)

  • Pewarta : Tulus W
  • Photo : Istimewa
  • Penerbit : Dwito

You may also like...