Taruna AAL Bagikan Sembako Kepada PHL Terdampak Covid-19

SURABAYA_WARTAINDONESIA.co – Wabah virus corona (Covid-19) mampu membuat roda perekonomian menjadi lesu. Dan, dampaknya sangat membuat masyarakat semakin terpukul. Termasuk bagi para Pekerja Harian Lepas (PHL).

Melihat kondisi tersebut, Taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) Tingkat lV Angkatan ke-65 yang tergabung dalam Satuan Latihan (Satlat) Hiu, Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara (Latsitardanus) XL/2020 tergerak untuk memberikan bantuan berupa sembako kepada para PHL.

Komandan Satuan Latihan (Dansatlat) Hiu, Latsitardanus XL/2020, Letkol Laut (T) Yohanes Wahyu Budi Setiawan, M.Tr. mengatakan bahwa, bantuan ini merupakan salah satu upaya turut membantu pemerintah dalam pencegahan dan penanganan secara terbatas wabah Covid-19.

“Dengan memberikan bantuan sembako kepada 62 PHL yang ada di lingkungan AAL diharapkan mampu meringankan beban para PHL,” ucap Dansatlat di Mako AAL, Bumimoro, Surabaya, Jumat, (17/04/20).

Selain membagi bagikan sembako kepada para PHL, Taruna AAL juga mengadakan kegiatan sosialisasi terkait bahaya dan cara melindungi diri dari Covid-19 dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Menurut Dansatlat Hiu, kegiatan Sosialisasi Covid-19 ini merupakan salah satu program lanjutan yang dijadwalkan Taruna AAL Satlat Hiu dalam Latsitardanus XL/2020, setelah sebelumnya memberikan sosialisasi serupa kepada warga komplek di sekitar Kampus AAL. Program ini juga bagian dari kegiatan Latsitardanus XL/2020 yang dilangsungkan sejak 7 April hingga 23 April 2020 mendatang.

Dalam pelaksanaan sosialisasi Covid-19 ini, Sermatutar (P) Arief Apriadi, Sermatutar (S) Rian Satria dan Sermatutar (S) Dwi Nita secara bergilir memaparkan materi tentang Covid-19, Penularan, Pencegahan dan Penanganan kasus Covid-19 ini.

“Covid-19 adalah kumpulan virus yang bisa menginfeksi sistem pernapasan. Pada banyak kasus, virus ini hanya menyebabkan infeksi pernapasan ringan, seperti flu. Namun, virus ini juga bisa menyebabkan infeksi pernapasan berat, seperti infeksi paru-paru (pneumonia),” terang Arief.

Sedangkan, gejala awal infeksi virus corona, bisa berupa gejala flu, seperti demam, pilek, batuk kering, sakit tenggorokan, dan sakit kepala. Setelah itu, gejala bisa memberat. Pasien bisa mengalami demam tinggi, batuk berdahak bahkan berdarah, sesak napas, dan nyeri dada. Gejala-gejala tersebut muncul ketika tubuh bereaksi melawan virus Corona.

“Untuk itu jaga selalu stamina melalui olahraga, istirahat, jangan stress, gunakan masker, jaga jarak hindari kerumunan, (physical dan sosial distancing), sering cuci tangan gunakan sabun sebelum dan setelah beraktifitas dan tetap disiplin lakukan pola hidup bersih dan sehat,” pungkasnya. (*)

  • Pewarta : Tulus W
  • Photo : Istimewa
  • Penerbit : Dwito

You may also like...