Cara Mudah & Hemat Merawat Kendaraan Secara Mandiri Selama PPKM

JAKARTA_WARTAINDONESIA.co – Adanya himbauan pemeritah untuk WFH dan PPKM akibat dampak dari pandemi, secara otomatis membuat mobilitas berkurang. Sehingga, kendaraan pribadi hanya di parkir saja di rumah.

Namun, bagi pemilik kendaraan terutama mobil Peugeot yang tidak digunakan selama masa PPKM, tidak usah takut mobilnya bermasalah lantaran terlalu lama parkir atau diam. Karena, pemilik bisa melakukan perawatan kendaraan secara mudah dan hemat di rumah.

Rafi’i Sinurat, Kepala Bengkel Astra Peugeot cabang Cilandak, Jakarta Selatan menjelaskan bahwa, pemilik kendaraan dapat melakukan perawatan mandiri selama di rumah, dan caranya sangat mudah untuk dilakukan secara mandiri.

“Untuk langkah awal, agar mobil yang berhenti lama tetap harus sering dipanaskan (engine on). Lakukan tiap 1-2 hari sekali, tujuannya agar performa aki mobil tetap stabil,” kata Rafi’i, Rabu, (04/08/21).

Seperti diketahui, lanjut Rafi’i, mobil mobil modern banyak menggunakan komponen elektrikal dengan banyak sekali fitur-fitur digital yang akan sangat bergantung pada arus listrik aki sebagai sumber utamanya.

“Dengan memanaskan mesin, pemilik kendaraan dapat memantau kondisi kendaraan baik fungsi engine dan fitur-fitur lainnya. Semua dapat dipantau cukup mudah dengan melihat kondisi indikator di panel spidometer, tanpa harus membuka kap mesin. Adapun indikator yang bisa dipantau diantaranya temperatur mesin, tekanan oli, kualitas Aki, sistem ABS dan lainnya,” terangnya.

Indikatornya adalah saat temperatur kerja mesin mencapai 80-90 derajat, maka cooling fan akan aktif atau berputar. Kemudian kipas pendingin radiator itu juga akan off secara otomatis jika suhu mesin sudah mencapai kondisi ideal kembali. Saat itulah proses pemanasan mesin sudah bisa diselesaikan.

Perlu di ingat saat memanaskan mesin kendaraan sebaiknya posisi knalpot atau bagian belakang mobil mengarah ke luar pagar atau garasi rumah dengan kondisi pagar atau garasi yang terbuka langsung menuju udara bebas. Langkah ini dilakukan untuk menghindari asap knalpot terkumpul di udara sekitar rumah tanpa terjadi sirkulasi udara yang baik.

Baca Juga  “Rain Repeller” Maksimalkan Jarak Pandang Saat Berkendara di Musim Hujan

Selanjutnya mengecek langsung kondisi mesin melalui ruang mesin. Misalkan saat mengecek volume dan kondisi oli, dapat dilakukan dengan melihat deepstick atau batang pengukur oli. Selain itu mengecek volume air radiator, air wiper, juga minyak rem agar mobil tetap berada pada kondisi yang prima.

Walaupun kendaraan tidak dipergunakan, ada baiknya rajin mengecek batas servis berkala melalui buku servis. Untuk servis berkala idealnya adalah per 10.000 km atau maksimal 1 tahun. Jika melewati batasan servis, khusus di mobil Peugeot akan terdengar bunyi dan muncul lampu indikator tanda Kunci terlihat menyala. Itu artinya pemilik mobil harus segera melakukan servis perawatan berkala bagi kendaraannya. (*)

  • Pewarta : Angga/Tulus
  • Foto : Istimewa
  • Penerbit : Dwito

You may also like...