Geliat Unair Ajak Muslimat Aisyah se-Jatim Dukung Kesuksesan Multiple Injection

SURABAYA_WARTAINDONESIA.co – Dalam rangka mensukseskan program sosialisasi sekaligus menjamin keberlangsungan program multiple injection, Geliat Unair secara konsisten terus mengadakan kegiatan workshop Multiple Injection.

Kali ini, menggandeng Muslimat Aisyah dari 38 Kabupaten/Kota se-Jawa Timur, Geliat Unair menggelar Workshop bertema “Akselerasi Imunisasi Rutin Lengkap Bagi Organisasi Masyarakat” pada Kamis, (24/11/22) di Favehotel Rungkut Surabaya.

Dalam kesempatan ini, Geliat Unair menghadirkan 3 narasumber yaitu Kasi Survim Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Timur, Gito Hartono, SKM M.Kes yang menyampaikan terkait kebijakan Imunisasi Rutin Lengkap.

Narasumber kedua, Dr. Fariani Syahrul, S.KM., M.Kes memaparkan terkait Multiple Injection. Dan narasumber ketiga PIC Imunisasi Geliat Unair, Dr. Arief Hargono., drg., M.Kes memaparkan terkait Strategi Komunikasi.

Dijelaskan bahwa, imunisasi dasar lengkap pada bayi yakni jika bayi telah mendapatkan imunisasi Hepatitis B, satu dosis imunisasi BCG, tiga dosis imunisasi DPT-HB/DPT-HB-Hib, empat dosis imunisasi polio, dan satu dosis imunisasi campak. Anak-anak berisiko lebih besar terkena penyakit yang dapat dicegah dengan vaksin seperti difteri, campak, dan polio karena gangguan terkait COVID-19 dalam imunisasi rutin.

Diperlukan adanya imunisasi kejar untuk mencapai target imunisasi yang tertinggal saat pandemi COVID- 19 berlangsung, salah satunya yakni melalui pemberian suntikan ganda. Pelaksanaan imunisasi ganda dapat dilakukan dalam satu waktu kunjungan, yakni bayi bisa mendapatkan dua suntikan dan satu imunisasi tetes atau tiga kali suntikan langsung di tangan dan paha. Pemberian suntikan biasanya dilakukan pada area yang tidak sakit terlebih dahulu.

Multiple injection atau suntikan ganda dimaksudkan untuk meningkatkan cakupan imunisasi yang tertinggal dengan mempercepat jadwal imunisasi yang sudah tertinggal. Waktu imunisasi anak dapat dipercepat melalui pemberian suntikan ganda yakni pada imunisasi kejar guna mempercepat proses imunisasi anak.

Baca Juga  Semarakkan Hardiknas 2024, UNESA Tampilkan 2.192 Karya Mahasiswa dan Dosen

Sebagai upaya tindak lanjut, dibutuhkan suatu upaya kolaboratif terintegrasi sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan cakupan imunisasi.

Salah satunya yakni kerjasama lintas sektor dan stakeholder lainnya yang berhasil teridentififkasi untuk mendukung

terlaksananya multiple injection tahun 2022 sebagai komponen yang tujuannya menunjang capaian imunisasi yang tinggi dan merata di Provinsi Jawa Timur.

Oleh karena itu, melalui workshop Multiple Injection diharapkan dapat mencapai tujuan yang diharapkan. Sehingga, dapat mewujudkan Kesehatan Ibu dan Anak di Provinsi Jawa Timur. (*)

  • Pewarta : Tulus W
  • Foto : Tulus
  • Penerbit : Dwito

You may also like...