Mobil Terbaru Tim Sapuangin ITS Siap Juarai SEM 2026

SURABAYA_WARTAINDONESIA.co – Inovasi mobil terbaru Tim Sapuangin Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Urban XI EVO 5 siap bertarung di ajang bergengsi Shell Eco Marathon (SEM) Asia Pacific and the Middle East 2026.

Dosen Pembimbing Tim Sapuangin ITS Dr Ir Witantyo MEngSc menyampaikan apresiasi kepada para mahasiswa ITS yang terus menunjukkan komitmen dalam berinovasi melalui pengembangan kendaraan hemat energi.

“Semoga tim Sapuangin ITS kembali dapat membawa pulang gelar juara di setiap kategori, baik on-track maupun off-track, sekaligus melampaui rekor Asia,” ucap Dr. Witantyo saat menghadiri acara peluncuran Urban XI EVO 5, Jumat, (21/11/25) di Gedung Research Center ITS.

Sementara itu, Sekretaris Ikatan Orang Tua Mahasiswa (Ikoma) ITS Ir Dieta Kurnia SH MM MH menjelaskan, kemajuan inovasi yang dicapai akan semakin menguatkan langkah tim Sapuangin yang telah berdiri selama 15 tahun tersebut untuk terus menorehkan prestasi.

Pada kesempatan yang sama, General Manager Tim Sapuangin ITS Candra Ikhsan Suryana mengatakan, hadirnya inovasi terbaru ini merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi seluruh anggota tim.

Mahasiswa Departemen Teknik Mesin ITS tersebut optimistis mobil dengan mesin 4 Stroke 110 cc itu mampu memberikan hasil terbaik dan membawa pulang gelar juara pada kompetisi bergengsi yang akan digelar di Doha, Qatar pada 21 – 25 Januari 2026 mendatang.

Menyoroti persiapan Sapuangin menuju SEM 2026, Technical Manager Sapuangin ITS Abhirama Saka menjelaskan bahwa mobil dengan panjang 2.600 milimeter, lebar 1.290 milimeter, dan tinggi 800 milimeter tersebut merupakan hasil pengembangan menyeluruh dari generasi sebelumnya. Kendaraan terbaru dari tim yang mengusung slogan Doa Ibu ini mengalami berbagai peningkatan.

“Mulai dari geometris pada sistem kemudi, reliabilitas serta efisiensi termal mesin, hingga optimasi efisiensi termal,” terang Abhirama.

Baca Juga  Bersama Kader Surabaya Hebat, Geliat Airlangga Lakukan Pencegahan TBC

Tidak hanya itu, mobil terbaru ini juga mengalami pengurangan bobot rangka dan bodi kendaraan sekitar 10 persen hingga jauh lebih ringan. Serta, pengurangan berat sistem pengereman dibandingkan mobil-mobil inovasi sebelumnya.

Selain peningkatan dari sisi struktural, aspek aerodinamika turut diperbaiki untuk mendukung efisiensi bahan bakar yang lebih tinggi. Dengan serangkaian pembaruan tersebut, Tim Sapuangin ITS berharap di ajang berskala internasional tersebut, mobil terbaru ini mampu melampaui capaian mobil generasi sebelumnya yang berhasil menempuh jarak 513 kilometer per liter.

Inovasi ini lahir dari upaya untuk menjawab tantangan peningkatan emisi karbon. Hal ini sekaligus menunjukkan komitmen sivitas akademika ITS dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals, khususnya poin ke-7 tentang Energi Bersih dan Terjangkau serta poin ke-9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur. (*)

  • Pewarta : Tulus Widodo
  • Foto : Istimewa
  • Penerbit : Rizal IT

You may also like...