Tim NUSANTARA Siap Harumkan Indonesia di Kompetisi ROV MATE ASEAN Regional 2026
SURABAYA || WARTAINDONESIA.co – Sebagai institusi pendidikan yang menekankan pembelajaran kreatif, eksploratif dan berbasis proyek sejak usia dini, NOLA School Surabaya konsisten mencetak siswa siswi berprestasi.
Beberapa prestasi terus ditorehkan NOLA School Surabaya. Salah satunya melalui Tim NUSANTARA yang mengikuti ajang kompetisi bergengsi tingkat internasional ROV MATE ASEAN Regional 2026 yang akan di gelar pada 27 April 2026 mendatang di Singapore.
Sedangkan anggota Tim NUSANTARA merupakan siswa siswi Nola School Surabaya. Diantaranya, Catherine Olivia Rizalie Kelas 11, Tobey Kenshin Lim Kelas 11, Nadine Susanto Kelas 10, Clay Azarel Pramudya Kelas 10, Sheila Lemuela Kelas 10, Patrick James Hartanto Kelas 10, Ignatius Hans Cahyadi Kelas 10 dan Ivan Aryasatya Somawiharja Kelas 8.
Penanggung Jawab Tim NUSANTARA, Krisma Prakosa menyampaikan bahwa, ROV MATE ASEAN Regional 2026 adalah sebuah kompetisi bergengsi di bidang teknologi robotika bawah laut yang berfokus pada eksplorasi dan pelestarian lingkungan maritim.
“Sedangkan, nama NUSANTARA sendiri kepanjangan dari Nola Underwater Submersible for Advanced Navigation, Technology, and Aquatic Research Applications yang mencerminkan identitas Indonesia sebagai negara maritim yang dipersatukan oleh samudra,” ucap Krisma saat ditemui disela sela uji Robot bawah air bernma Penyu pada Kamis, (23/04/26).
Krisma menjelaskan, ada dua tim inovatif dari Surabaya yang akan mewakili Indonesia dalam ajang internasional ROV MATE ASEAN Regional 2026. Tim NUSANTARA berkompetisi pada kategori Ranger Division (High School Level) dan Tim Hydroship dari Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS) pada kategori Explorer Division (University Level).
Robot bawah laut yang dikembangkan oleh Tim NUSANTARA ini merupakan simbol eksplorasi ilmiah, kolaborasi, dan rasa ingin tahu yang mendalam terhadap ekosistem laut. Sejalan dengan itu, tim Hydroship dari PPNS juga menghadirkan pendekatan teknologi tingkat lanjut berbasis keahlian rekayasa perkapalan untuk menjawab tantangan eksplorasi dan konservasi bawah laut.
Ketua Tim NUSANTARA sekaligus CEO Nusantara ROV, Catherine Olivia Rizalie mengaku bangga dan bersyukur seluruh tim telah bekerja keras selama 1 bulan untuk persiapan menuju kompetisi internasional ROV MATE ASEAN Regional 2026 di Singapore.
“Semoga, Tim NUSANTARA bisa menjadi inspirasi bagi anak anak muda Indonesia. Sebab, sudah seharusnya generasi muda mulai memikirkan kelangsungan dunia maritim Indonesia lewat explorasi dan riset bawah laut yang menyimpan banyak hal yang belum tergali,” terang Olivia.
Menurut Olivia, partisipasi ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wujud nyata komitmen dunia pendidikan Indonesia baik di tingkat sekolah menengah maupun perguruan tinggi dalam membangun kesadaran generasi muda terhadap pentingnya menjaga keberlanjutan ekosistem laut.
“Semoga, Tim NUSANTARA bisa memberikan yang terbaik melalui inovasi robot bawah laut. Agar, bisa menorehkan prestasi membanggakan dan mengharumkan nama Indonesia di tingkat internasional,” ungkap Olivia.
Dengan luas wilayah perairan yang mendominasi Indonesia, inovasi di bidang teknologi kelautan menjadi kunci dalam mendukung riset, konservasi, serta pengelolaan sumber daya laut secara berkelanjutan.
Melalui keikutsertaan ini, kedua institusi berharap dapat menginspirasi lebih banyak generasi muda untuk berkontribusi dalam bidang sains, teknologi, dan lingkungan. Serta, memperkuat posisi Indonesia sebagai negara maritim yang unggul di tingkat global. (*)
- Pewarta : Tulus Widodo
- Foto : Tulus
- Editor : Rizal IT