Keseruan Media Belajar Membatik Diatas Kain dan Kopi Bersama Mercure Surabaya

SURABAYA_WARTAINDONESIA.co Ada yang seru dan menarik dalam menyambut Hari Batik Nasional dan Hari Kopi Sedunia yang diadakan oleh Mercure Surabaya Grand Mirama pada Jumat, (30/09/22).

Mercure Surabaya Grand Mirama mengkombinasikan Hari Batik Nasional dan Hari Kopi Sedunia dengan kegiatan menarik yaitu mengajak media Jawa Timur untuk mengikuti acara belajar membatik di atas kain dan kopi bertema “Batik on Coffee”.

Andreas Riyadi, GM Hotel Mercure Surabaya Grand Mirama mengatakan bahwa, kegiatan Batik on Coffee ini sebagai bentuk apresiasi dan turut menjaga kelestarian kebudayaan Indonesia yaitu Batik.

“Dimana, Batik ditetapkan oleh UNESCO merupakan Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbedawi  (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity),” ujar Andreas, Jumat, (30/09/22).

Oleh karena itu, lanjut Sugito, menyambut Hari Kopi Sedunia pada 01 Oktober dan Hari Batik Nasional pada 02 Oktober  Mercure Surabaya Grand Mirama ingin menghadirkan sesuatu yang baru dan seru dengan menggelar kegiatan Batik on Coffee.

“Semoga, melalui kegiatan ini dapat menambah ilmu dan pengetahuan mengenai batik. Serta, bisa mengajak generasi muda milenial untuk terus mencintai kebudayaan Indonesia seperti batik,” terangnya.

Perlu diketahui, Mercure Surabaya Grand Mirama selalu bersinergi dengan UMKM dalam hal ini, yang merupakan ahlinya mengajarkan dalam membuat batik diatas kain. Selain diatas kain, kopi juga merupakan salah satu media yang dapat digunakan melukis motif batik.

“Serunya, Barista kami akan mengajarkan membuat kreasi Coffee Latte Art motif batik Kawung dan batik Megamendung. Tujuan acara ini untuk belajar bersama meningkatkan daya kreatifitas kita,,” tandasnya.

Diane Laurentia, selaku Marcom & Sr. MICE Manager. Menambahkan, melalui kegiatan ini  diharapkan Mercure Surabaya Grand Mirama dapat memberi manfaat bagi masyarakat dan komunitas.

Baca Juga  Song Cover Competition “Less is More” Tunjukkan Arti Kebahagiaan Sesungguhnya

“Melalui Batik on Coffee Mercure Surabaya Grand Mirama ingin menggabungkan batik dan kopi menjadi sesuatu seni yang kreatif,” papar Diane.

Selain itu, Mercure Surabaya Grand Miramajuga berharap agar dapat terus memberikan kualitas pelayanan terbaik sehingga hotel ini selalu menjadi pilihan untuk kebutuhan akomodasi, bersantap, maupun penyelenggaraan berbagai acara di Kota Surabaya.

Perlu diketahui juga, sejak 2017 Hotel Mercure Surabaya Grand Mirama telah bersinergi dengan salah satu UMKM yang dikelola oleh Bu Wiwit Manfaati untuk mengelola limbah hasil hotel. Program ini sejalan dengan program grup Accor, Planet 21 dengan melakukan 3R; Reduce, Reuse dan Recycle. Limbah hasil hotel yang disumbangkan kali ini ke UMKM adalah Linen Bed Sheet (kain) yang sudah tidak terpakai.

UMKM yang memproduksi tas dari limbah enceng gondok dan tas batik ini mengolah Linen Bed Sheet (kain) tersebut menjadi batik jumputan.

“Coffee Latte Art merupakan suatu seni melukis kreatif diatas kopi. Di acara ini rekan – rekan media dan influencer Surabaya diajak berkreasi bersama dalam membatik dan membuat Coffee Latte Art, Serukan,” ungkap Diane. (*)

  • Pewarta : Tulus W
  • Foto : Istimewa
  • Penerbit : Dwito

You may also like...