RSIA Lombok Dua Dua Dukung Zero Stunting di Kota Surabaya

SURABAYA_WARTAINDONESIA.co – Sebagai rumah sakit spesialis Ibu dan Anak, RSIA Lombok Dua Dua Surabaya terus memaksimalkan layanan kesehatan terbaik. Termasuk, dalam hal turut mendukung upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya untuk pencapaian zero Stunting.

Oleh karena itu, dalam puncak rangkaian HUT Ke-19, RSIA Lombok Dua Dua menggelar kegiatan sosial “Skrinning Tumbuh Kembang Anak” pada Minggu, (21/05/23).

Direktur RSIA Lombok Dua Dua, dr. Caesar Ardianto, M.Kes mengatakan bahwa, Pemkot Surabaya terus bekerja keras untuk menurunkn prevelensi kasus stunting bayi. Agar, target Zero Stunting dan Zero New Stunting tahun 2023 di Surabaya tercapai.

“Untuk itu, dalam rangka turut mendukung Zero Stunting di Surabaya, pada puncak rangkaian HUT Ke-19 RSIA Lombok Dua Dua menggelar kegiatan sosial bertema “Skrinning Tumbuh Kembang Anak”,” ucap dr. Caesar.

Menurut dr. Caesar, kegiatan skrinning tumbuh kembang anak bagi balita yang terkena stunting sejalan dengan upaya Pemkot Surabaya Surabaya menuju target Zero Stunting dan Zero New Stunting

“RSIA Lombok Dua Dua juga berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya nutrisi yang seimbang, perawatan kesehatan yang berkualitas bagi ibu hamil serta pemantauan tumbuh kembang anak sedari dini,” terang dr. Caesar.

Bekerjasama dengan bidan Puskesmas Ngagel Rejo, kegiatan gratis Skrining tumbuh kembang anak yang dikhususkan bagi anak usia dibawah 5 tahun yang terindikasi masalah stunting ini diberikan pada 20 balita stunting.

“Skrinning tumbuh kembang anak ini dilakukan langsung oleh Dokter Spesialis Anak yaitu dr. M. Nadjib Moein, Sp.A. Sehingga, pasien bisa merasa lebih nyaman dan aman saat dilakukan pemeriksaan,” tandasnya.

Dokter Spesialis Anak, dr. M. Nadjib Moein, Sp.A.menambahkan, ada beberapa aspek yang akan dinilai pada skrinning tumbuh kembang anak.  Meliputi, aspek fisik yaitu panjang badan, berat badan, lingkar kepala, aspek motorik kasar serta motorik halus hingga aspek berbahasa dan kognitif anak.

Baca Juga  Bersama Konsorsium Perguruan Tinggi, Unair Wujudkan Desa EMAS di Jawa Timur

“Melalui skrinning tumbuh kembang, kami akan mencari tahu dulu penyebab serta penyakit bawaan pada anak yang dapat menyebabkan stunting. Sehingga, kami dapat memberikan rekomendasi untuk menyembuhkan dahulu penyebabnya. Baru setelah itu berupaya supaya anak tersebut tidak stunting,” ungkap dr. M. Nadjib.

Yulianah (30) Orang Tua pasien bernama Mochammad Bilal (4) asal Surabaya merasa bersyukur bisa mendapatkan pemeriksaan dan obat secara gratis dari RSIA Lombok Dua Dua buat putranya yang mengalami gejala stunting.

“Semoga, pemeriksaan dan obat gratis untuk anak anak stunting ini bisa dilakukan secara rutin untuk warga kurang mampu seperti dirinya. Sehingga, Surabaya bisa terbebas dari stunting bayi dan anak,” harap Yulianah.

Selain Pengecekan kesehatan stunting bayi gratis, RSIA Lombok Dua Dua juga menyelenggarakan kegiatan seperti kontes foto yang mengangkat tema “The Beauty of Motherhood”, senam hamil dengan harga spesial Rp19,000, penawaran diskon dan bingkisan bagi pasien, donor darah yang terbuka bagi karyawan dan umum. Hingga, gratis USG.

Untuk Pprogram USG ini ditujukan kepada 19 ibu hamil yang terpilih melalui sosial media Instagram @lombokduadua. Dimana, para ibu hamil diberikan layanan konsultasi serta skrininng USG bersama Dokter Spesialis Kandungan dari RSIA Lombok Dua Dua secara gratis. (*)

  • Pewarta : Tulus W
  • Foto : Tulus
  • Penerbit : Dwito

You may also like...