Ratusan Pelajar Ikuti Kompetisi CVDC 2026 di Gracia Fei Xiang School

SURABAYA || WARTAINDONESIA.co – Dalam rangka mengasah ketrampilan dan kemahiran berbahasa mandarin sejak dini, Gracia Fei Xiang School Surabaya menggelar kompetisi menarik Chinese Vocabulary Dictation Contes (CVDC) 2026.

Kompetisi yang diadakan pada Sabtu, (28/02/26) di Gracia Fei Xiang School Surabaya ini diikuti 214 peserta dari berbagai sekolah tingkat SD dan SMP yang ada di Jawa Timur.

Kepala Sekolah SD dan SMP Gracia Fei Xiang School, Dewi Sintowati mengaku bangga dan mengapresiasi antusias peserta yang turut meramaikan Chinese Vocabulary Dictation Contes 2026. Ini membuktikan bahwa, belajar bahasa Mandarin itu mudah dan menyenangkan.

Para peserta terlihat antusias mengikuti kompetisi Chinese Vocabulary Dictation Contes 2026 di Gracia Fei Xiang School Surabaya. (Foto : Tulus/Warta Indonesia)

“Kompetisi menarik ini merupakan yang pertama kali dan satu satunya di Surabaya. Namun, Gracia Fei Xiang sudah ketiga kalinya ini digelar,” ucap Dewi saat dijumpai di sela sela kompetisi, Sabtu, (28/02/26).

Menurut Dewi, kontes menulis dikte bahasa Mandarin ini untuk mengukur dan meningkatkan kemampuan bahasa mandarin dari siswa setingkat SD dan SMP. Sekaligus, menjadi ajang menumbuhkan kecintaan anak anak pada budaya dan bahasa Mandarin.

“Mungkin bagi siswa Gracia Fei Xiang School sendiri bahasa mandarin itu mudah. Karena, siswa wajib menggunakan tiga Bahasa untuk kegiatan sehari hari di sekolah, Bahasa Inggris, Bahasa Mandarin dan Bahasa Indonesia,” terangnya.

Awang Bagus Pambudhi selaku kordinator kompetisi CVDC 2026 menambahkan, secara teknis lomba dibagi 4 kategori berdasarkan kelas masing masing peserta, yakni Kategori A kelas 1 dan 2 SD, kategori B kelas 3 dan 4, kategori C kelas 5 dan 6 serta kategori D SMP 1, 2 dan 3.

“Sedangkan para juri dari native speaker yang diambil dari luar yakni dari China dan Taiwan dan tentunya sudah bersertifikat,” tandas Bagus.

Keseruan kompetisi CVDC 2026 juga disambut baik oleh orang tua peserta. Salah satunya, Vera (30) orang tua Luke Immanuel Gunawan siswa kelas 1 SD Gracia Fei Xiang School yang mengaku senang putranya berani ikut tampil.

Baca Juga  SMCC Unesa Berikan Trauma Healing Kepada Keluarga Korban Ambruk Ponpes Al Khoziny

“Bagi kami. Kompetisi ini menjadi ajang mengasah keberanian dan keahlian anak dalam berbahasa mandarin. Menjadi juara adalah bonus. Karena, menang atau kalah bukan tujuan utama kami mengikuti CVDC 2026,” ungkap Vera.

Hal senada juga disampaikan Indiana (12) siswa kelas 6 Gracia Fei Xiang School yang ikut kompetisi CVDC 2026 ini bertujuan untuk mengasah ketrampilan berbicara dan menulis dalam bahasa mandarin. Agar, kedepannya bisa lebih baik lagi.

Zhu Li selaku Direktur CI Unesa China salah satu juri CVDC 2026 mengapresiasi pihak Gracia Fei Xiang School yang telah menggelar acara CVDC 2026 sebagai wadah bagi siswa siswi belajar budaya mandarin sejak dini. (*)

  • Pewarta : Tulus Widodo
  • Foto : Tulus
  • Editor : Rizal IT

You may also like...