Bangga Membumi 2026 : Sinergi Ekosistem Hijau Surabaya Menyambut Hari Bumi
SURABAYA || WARTAINDONESIA.co – Sebagai bentuk nyata turut berkontribusi dalam penguatan ekosistem gaya hidup berkelanjutan di Indonesia, PT Kreasi Karya Raya melalui unit bisnisnya, Dus Duk Duk, resmi membuka kegiatan pameran Bangga Membumi Pop-Up Exhibition 2026.
Mengusung tema “Synergizing for Nature, Collaborating for the Earth”, ajang kolaboratif ini akan berlangsung pada 22–25 April 2026 di Kogu Space Surabaya.
Arief Susanto, Founder & CEO of PT Kreasi Karya Raya (Dus Duk Duk) mengatakan bahwa, Bangga Membumi adalah ekosistem kolaboratif yang mempertemukan para penggiat gaya hidup berkelanjutan, mulai dari eco-friendly brand, praktisi bisnis hijau, akademisi, lembaga pemerintah, media, hingga komunitas pengelola limbah dalam satu ruang yang menginspirasi.
“Melalui konsep Collaborative Sustainable Exhibition, event ini dirancang untuk menciptakan dampak nyata bagi lingkungan dan mendorong perubahan perilaku konsumen secara organik,” kata Arief, Rabu, (22/04/26) malam usai meresmikan pembukaan Bangga Membumi Pop-Up Exhibition 2026.
Menurut Arief, kekhawatiran keadaan bumi saat ini, teramat penting untuk dibuktikan dengan langkah nyata. Salah satunya adalah dengan membantu meneruskan komunikasi terkait kebertanggungjawaban sebagai pebisnis untuk tetap rendah hati mempertimbangkan dampak nyata bagi kebaikan bumi, masyarakat dan keberlangsungan bisnis itu sendiri.
“Dan salah satu cara yang bisa kita realisasikan melalui kegiatan event Bangga Membumi ini,” terangnya.
Perlu diketahui, PT Kreasi Karya Raya adalah perusahaan kreatif berbasis Surabaya yang mempelopori eksplorasi material kardus daur ulang menjadi produk bernilai tinggi. Melalui brand Dus Duk Duk, perusahaan ini telah menjadi ikon industri kreatif berkelanjutan di Indonesia.
Selama empat hari, event yang dibuka mulai pukul 12.00–21.00 wib ini, Bangga Membumi akan menghadirkan empat program unggulan yang saling melengkapi. Diantaranya, Pertama, POP-UP Exhibition (Menampilkan 9 brand pilihan meliputi Dus Duk Duk, Robries, Totoys, Paperoom, I’m Not Trash, Namira Eco Print, Lumosh Living, Upject, dan Bobupot, serta 15 Finalis Kurasi Karya Dekranasda Jawa Timur 2026).
Program kedua, Sustainability Talkshow bertema “ Cegah Pilah Pilih” bersama para praktisi dan pemimpin industri berkelanjutan Indonesia. Dimana, Talkshow 01 (22/04) membahas “Sustainable Movement”, Talkshow 02 (23/04) membahas “Sustainable Agency, Media, and Consultant”, Talkshow 03 (23/04) membahas “Sustainable dari Prespektif Akademisi dan Praktisi”.
Talkshow 04 (24/04) membahas “Sustainable reactive Design integrated Fashion”, Talkshow 05 (24/04) membahas “Sustainable Creative Industry from Surabaya” dan Talkshow 06 (25/04) membahas “Sustainable Fashion & Textile”.
Program ketiga, Open Class (Kelas terbuka kolaborasi bersama institusi akademik dan profesional terkemuka) dan Program keempat Workshop Creative Circularity.
Venue Kogu Space menjadi kanvas kolaborasi yang sempurna dengan instalasi seni “Instalasi Bumi” berbahan kardus, gate masuk eco-art, photobooth bertema alam, dan stage berdesain sustainable semua menggunakan material ramah lingkungan.
“Ayo kunjungi pameran Bangga Membumi Pop-Up Exhibition 2026. Bersama sama kita kuatkan ekosistem gaya hidup berkelanjutan di Indonesia,” ungkap Arief. (*)
- Pewarta : Tulus Widodo
- Foto : Tulus
- Editor : Rizal IT