Gelaran Wisuda Ke-120, Ini Pesan Rektor Unesa

SURABAYA || WARTAINDONESIA.co – Dalam kemajuan teknologi modern sekarang ini menuntut lulusan untuk terus belajar, mengembangkan kompetensi dan cepat beradaptasi dengan tuntutan serta kebutuhan dunia. Termasuk, dalam konteks dunia kerja.

Hal ini disampaikan secara tegas oleh Rektor Unesa, Prof. Dr. Nurhasan, M.Kes dalam gelaran Wisuda Jenjang Sarjana Terapan, Sarjana, Magister dan Doktor Ke-120 pada Kamis, (25/06/26) di Graha Unesa.

Mengusung tema “Wisudawan Unesa Unggul, Adaptif, dan Berdaya Saing Global dalam Era Transformasi Digital menuju Indonesia Maju”, Universitas Negeri Surabaya (Unesa) mengukuhkan sebanyak 1.503 wisudawan.

Rektor Unesa, Prof. Dr. Nurhasan, M.Kes. (Foto : Istimewa/Warta Indonesia)

Rektor Unesa yang akrab disapa Cak Hasan ini juga mengingatkan para lulusan untuk memahami pergerakan perubahan yang begitu cepat. Karena, lulus kuliah bukan berarti semua sudah selesai namun merupakan langkah awal untuk memasuki babak baru.

“Untuk itu, wisudawan harus menjadi pribadi yang unggul dan tangguh. Unggul, tidak hanya dari aspek akademik yang bisa diukur dari capaian IPK, tetapi juga sikap dan mentalitas,” ucap Cak Hasan.

Sebab, lanjut Cak Hasan, perubahan zaman tidak menuntut tingkatan ijazah, tetapi sikap dan pola pikir lulusan dalam menyikapi perubahan. Sedangkan tangguh itu tidak mudah menyerah. Terus belajar dan berproses. Tidak mudah putus asa menghadapi tantangan, maupun kegagalan.

Selain itu, Rektor Unesa juga menghimbau lulusan harus mampu mengembangkan apa yang dipelajari dan diperolehnya selama kuliah. Sehingga, bisa dirasakan manfaatnya bagi masyarakat.

“Wisuda adalah tanda berakhirnya masa dan tuntutan studi. Bukan, tanda berakhirnya proses belajar. Justru, setelah wisuda, proses belajar harus terus dilanjutkan dan ditingkatkan,” tegasnya.

Lulusan Unesa tidak hanya cakap secara intelektual, tetapi juga tangguh, adaptif, inovatif, dan mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat, bahkan dunia.

Baca Juga  Tim Direktorat PUSB UNESA Unjuk Kebolehan Tari Suramadu di Hadapan Ratusan Mahasiswa Thailand

Dalam Wisuda ke-120 kali ini, Unesa menghasilkan 12 lulusan terbaik dari berbagai fakultas. Mereka mendapat apresiasi dari Unesa berupa tabuangan pendidikan dan beasiswa lanjut studi di kampus ‘Rumah Para Juara.’

Ditempat yang sama, Wakil Rektor 1 Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni, Prof. Dr. Martadi, M.Sn menambahkan, dengan bekal yang didapat selama kuliah, lulusan Unesa sudah sangat siap berkarya dan berkarier di masyarakat pun di dunia kerja.

“Kualitas akademik Unesa terus kami tingkatkan. Sehingga, peluang kerja tidak datang setelah lulus, tetapi terbuka bahkan sebelum wisuda. Kesempatan itu yang terus kami tingkatkan melalui penguatan akademik, jejaring, dan kolaborasi yang berdampak,” ungkap Prof. Martadi.

Dari total 1.503 wisudawan ada 1 lulusan menorehkan cerita sedih yang sangat mendalam bagi seluruh civitas. Pasalnya, Linda Ayu Tivani luluan Unesa Program Studi S-1 Ekonomi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis kini telah meninggal dunia.

“Orang tua mana yang tidak bahagia bisa melihat putrinya bisa lulus kuliah dan di wisuda. Namun, hancur dan sedih rasanya jiwa ini melihat putri saya tiba tiba sakit parah dan meninggal dunia,” kata Kartiwi Ibunda almarhumah Linda dengan mata berkaca kaca menahan air mata saat menerima Ijazah kelulusan putrinya. (*)

  • Pewarta : Tulus Widodo
  • Foto : Tulus
  • Editor : Rizal IT

You may also like...