Smamda EduFair 2026 Ajang Memperkenalkan Dunia Kampus Sejak Dini
SURABAYA || WARTAINDONESIA.co – Sebagai bentuk tanggung jawab untuk mencetak generasi bangsa yang hebat, cerdas dan berkualitas, SMA Muhammadiyah 2 (Smamda) Surabaya kembali menggelar agenda tahunan bertajuk Smamda Education Fair (EduFair) 2026.
Smamda EduFair 2026 menjadi ajang untuk membekali dan memperkenalkan dunia kampus sejak dini kepada para siswa siswi agar memiliki peluang karuer dan mencegah salah pilih jurusan.
Menariknya, pada hari pertama rangkaian Smamda EduFair 2026 puluhan dosen tamu dan praktisi dari berbagai bidang dihadirkan sebagai pemateri kuliah tamu pada Senin, (12/10/26) di Smamda Tower Surabaya.

Mengusung tema “Empowering the Next Generation of Innovators”, pemateri kuliah tamu hadir membekali para siswa kelas XII mengenal dunia perkuliahan, sistem akademik, peluang karier, serta mencegah salah pilih jurusan.
Kepala SMA Muhammadiyah 2 Surabaya Mukhlasin ST MPd menyampaikan bahwa, Smamda EduFair 2026 ini sebagai langkah strategis Smamda Surabaya untuk membimbing siswa-siswi kelas XII menentukan arah pendidikan tinggi yang tepat.
“Pembelajaran di perkuliahan itu berbeda dengan SMA. Untuk itu, kami menggelar acara EduFair sebagai edukasi tentang pendidikan lanjut agar nantinya tidak kaget dan tepat dalam memilih jurusan,” ucap Mukhlasin.
Menurut Mukhlasin, kegiatan yang melibatkan 31 perguruan tinggi ternama, baik negeri maupun swasta ini dikemas dalam dua tahap utama. Pada hari pertama diisi dengan sesi presentasi interaktif dari perwakilan kampus. Sedangkan, hari kedua difokuskan pada pameran pendidikan (pameran kampus) yang terbuka untuk umum. Baik siswa siswi kelas X, XI dan XII Smamda Surabaya juga dari sekolah sekitar, hingga para orang tua murid.
Mukhlasin juga menegaskan, selain pengenalan jurusan, EduFair 2026 juga mengedukasi siswa mengenai iklim pembelajaran perguruan tinggi yang menuntut kemandirian, tanggung jawab, serta pemahaman akan berbagai jalur seleksi masuk kampus.
“Edukasi perguruan tinggi di Smamda Surabaya ini tidak digelar secara mendadak. Pembekalan telah dilakukan sejak kelas X melalui program Pembelajaran Luar Kelas yang dikenal sebagai FISA (Field Trip Study Activities),” terangnya.
Melalui program FISA, siswa diajak berkunjung langsung ke kampus-kampus dan mencoba fasilitas laboratorium. Untuk kelas X, kunjungan difokuskan di area Surabaya (seperti UNAIR dan ITS), kelas XI menjangkau Malang dan sekitarnya.
Emilia Putri Aisha (18) siswa kelas XII yang mengikuti materi kuliah Kodekteran dari Universitas Ciputra (UC) Surabaya mengaku senang Smamda mengadakan acara Kuliah Umum untuk siswa. Karena, melalui edukasi tersebut siswa bisa lebih mengetahui tentang dunia perkuliahan sejak dini.
“Melalui acara EduFair ini kami para siswa bisa menentukan dan mengetahui apa yang harus dipilih apabila ingin melanjutkan ke perguruan tinggi setelah lulus SMA nanti,” tandas Putri.
Hal senada juga disampaikan Milada Sofherry Kusuma (18) siswa kelas XII yang mengikuti materi Sistem Informasi dari Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya. Milada mengaku EduFair ini memberikan banyak manfaat bagi para siswa.
“Karena, bisa lebih mudah mengetahui jurusan apa saja yang sesuai dengan kemampuan dan keinginan para siswa. Serta, bisa memilih perguruan tinggi mana yang terbaik sesuai idamannya masing masing siswa. Termasuk saya,” ungkap Milada. (*)
- Pewarta : Tulus Widodo
- Foto : Tulus
- Editor : Rizal IT