Vita Ervina Ajak 300 Kader Srikandi Salaman Bangun Keluarga Berkualitas

MAGELANG || WARTAINDONESIA.co – Membangun keluarga berkualitas bukan sekadar soal menikah dan memiliki anak. Ada kesehatan yang perlu dijaga, pola asuh yang harus disiapkan, hingga perencanaan keluarga yang perlu dipikirkan sejak dini.

Pesan inilah yang disampaikan dalam sosialisasi Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) bersama mitra kerja pada Rabu, (4/10/26) di Gedung Galan Living, Magelang.

Sebanyak 300 kader Srikandi dari Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang, mengikuti kegiatan sosialisasi dengan menghadirkan Anggota Komisi IX DPR RI Vita Ervina, perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga) Ridwan Fajri Nur, Dr. Nasri Yatiningsih dari BKKBN Jawa Tengah, serta dr. RR. Sri Wahyuningsih dari DINSOS PPKB PPPA Kabupaten Magelang.

Dalam kesempatan tersebut Vita Ervina mengedukasi mengenai keluarga sehat perlu menjadi perhatian bersama. Sebab, persoalan stunting, kesehatan ibu dan anak, hingga perencanaan keluarga tidak bisa diselesaikan hanya dengan mengandalkan program pemerintah.

“Persoalan stunting, kesehatan ibu dan anak, serta perencanaan keluarga bukan hanya tanggung jawab pemerintah, namun menjadi tanggung jawab bersama,” ucap Vita.

Ia menegaskan, Komisi IX DPR RI akan terus mendorong agar program Kemendukbangga/BKKBN benar-benar hadir dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, termasuk warga Kabupaten Magelang. Karena keluarga kuat, anak sehat, dan generasi berkualitas adalah fondasi Indonesia maju.

Upaya membangun keluarga berkualitas juga membutuhkan penyampaian informasi yang mudah dipahami masyarakat. Ridwan Fajri Nur menyampaikan bahwa sosialisasi tersebut menjadi salah satu cara untuk memperluas pengetahuan warga mengenai program-program pembangunan keluarga yang dijalankan Kemendukbangga.

Melalui kolaborasi dengan Vita Ervina sebagai mitra kerja Komisi IX DPR RI, informasi mengenai program pemerintah diharapkan dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas. Dengan begitu, warga tidak hanya mengetahui adanya program, tetapi juga memahami manfaatnya bagi kehidupan keluarga sehari-hari.

Baca Juga  Paket Bundling Smartfren Xiaomi Redmi Terbaru, Nikmati Bonus Kuota 41 GB

Sementara itu, Dr. Nasri Yatiningsih menyoroti pentingnya edukasi langsung untuk menjawab persoalan keluarga, terutama stunting yang masih menjadi perhatian.

Menurut Nasri, pemahaman mengenai kesehatan keluarga perlu diberikan sejak dini, termasuk kepada generasi muda yang sedang mempersiapkan kehidupan berumah tangga. Persiapan kesehatan pasangan dan anak menjadi bagian penting agar keluarga dapat menjalani kehidupan yang lebih sehat.

Dari tingkat daerah, dr. RR. Sri Wahyuningsih mengapresiasi perhatian pemerintah pusat dan dukungan Vita Ervina dalam memfasilitasi kegiatan komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE) bagi masyarakat Kabupaten Magelang.

Ia menilai kegiatan tersebut memberikan dampak positif karena membantu masyarakat memahami pentingnya mengatur dan merencanakan kehidupan keluarga, mulai dari program keluarga berencana hingga kesehatan anggota keluarga.

Menurut Sri Wahyuningsih, keikutsertaan masyarakat dalam program pembangunan keluarga dan KB yang berkaitan dengan BKKBN juga menunjukkan peningkatan dari waktu ke waktu.

Melalui sosialisasi ini, 300 kader Srikandi Kecamatan Salaman diharapkan dapat mengambil peran lebih aktif dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Peran kader menjadi penting agar edukasi mengenai pencegahan stunting, kesehatan ibu dan anak, serta perencanaan keluarga tidak hanya berhenti di ruang sosialisasi. (*)

  • Pewarta : Diwan Ndut
  • Foto : Istimewa
  • Editor : Ronie Dwito

You may also like...