BEI Jatim Resmikan Secara Serentak Enam Galeri Investasi Bursa Efek Indonesia

SURABAYA_WARTAINDONESIA.co – Untuk terus meningkatkan jumlah investor lokal serta menumbuhkan kesadaran dan kecintaan masyarakat Indonesia terhadap investasi di pasar modal, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) terus melakukan sosialisasi dan edukasi melalui kerja sama dengan berbagai pihak.

Salah satunya, melalui pendirian Galeri Investasi BEI di berbagai perguruan tinggi, lembaga atau komunitas.

Untuk itu, pada Rabu, (03/08/22) di gedung Kantor Perwakilan BEI Jawa Timur, secara serentak meresmikan enam Galeri Investasi BEI (GI BEI) oleh Direktur Pengembangan BEI, Jeffrey Hendrik dan Direktur Pengawasan LJK 2 dan Manajemen Strategis.

Kepala Kantor Perwakilan BEI Jatim, Dewi Sriana Rihantyasni menyampaikan bahwa, dengan adanya Galeri Investasi BEI makan masyarakat termasuk kalangan akademisi dapat mengenal lebih dekat serta memahami dengan benar keberadaan lembaga-lembaga keuangan di pasar modal dan berbagai produk serta jasa yang ada di pasar modal.

“Sehingga, diharapkan pada akhirnya masyarakat Indonesia, khususnya para generasi muda, mampu menggunakan produk dan jasa keuangan di pasar modal untuk memenuhi kebutuhan keuangannya,” Rabu, (03/08/22).

Keenam GI BEI tersebut diantaranya, Pertama, GI Syariah BEI di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Kediri menjadi yang ke-6 diresmikan di Kediri dan PT Indo Premier Sekuritas sebagai Anggota Bursa mitra. Kedua, GI BEI di STIE Dewantara Jombang menjadi yang ke-7 diresmikan di Jombang dan PT Phintraco Sekuritas sebagai Anggota Bursa mitra. Ketiga, GI BEI di Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) menjadi yang ke-3 diresmikan di Sidoarjo dan PT Phintraco Sekuritas sebagai Anggota Bursa mitra. Keempat, GI BEI di STEI Permata Bojonegoro menjadi yang pertama dan PT Mirae Aset Sekuritas Indonesia sebagai Anggota Bursa mitra. Kelima, GI BEI di Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jawa Timur menjadi yang ke023 diresmikan di Surabaya dan PT Mirae Aset Sekuritas sebagai Anggota Bursa mitra. Dan yang keenam GI BEI di PT Pegadaian Surabaya merupakan yang ke-24 diresmikan di Surabaya dan PT Pegadaian Kantor Wilayah XII Surabaya dan PT BRI Danareksa Sekuritas sebagai Anggota Bursa mitra.

Baca Juga  OJK Maksimalkan Sosialisasi Edukai Pasar Modal Terpadu 2022

Dengan diresmikannya enam GI BEI baru dimaksud, maka per 31 Juli 2022  jumlah GI BEI di seluruh Indonesia mencapai 697 GI BEI. Sedangkan, jumlah GI BEI di wilayah kerja Kantor Perwakilan BEI Jawa Timur adalah 80 GI BEI meliputi 65 GI BEI, 8 GIS BEI, 6 GIE BEI dan 1 GID yang tersebar di berbagai kota di Jawa Timur, seperti Surabaya, Malang, Mojokerto, Madiun, Banyuwangi, Jember, Blitar, Lumajang, Bangkalan, Sumenep, Pamekasan, dan lain-lain.

“Makin banyaknya kerja sama pendirian GI BEI yang dilaksanakan di berbagai kota di seluruh Indonesia, termasuk Jawa Timur, maka kegiatan sosialisasi dan edukasi Pasar Modal termasuk juga Pasar Modal Syariah, dapat dilaksanakan secara massif,” terangnya.

Tercatat, pada akhir semester I tahun 2022 jumlah investor saham telah menembus angka 4 juta, yaitu sebesar 4.002.289 Single Investor Identification (SID).  Perlu diketahui bahwa 99,79% merupakan investor individu lokal.

Hal ini menunjukkan bahwa investor lokal mendominasi pasar modal Indonesia, setelah bertahun-tahun sebelumnya didominasi oleh investor asing.

“Bahkan yang menarik, pada akhir semester I tahun 2022, investor saham didominasi oleh investor berusia di bawah 40 tahun, yaitu gen z dan milenial sebesar 81,64% dengan nilai aset yang mencapai Rp144,07 triliun,” ungkap Anna. (*)

  • Pewarta : Tulus w
  • Foto : Istimewa
  • Penerbit : Dwito

You may also like...