Dukung Kemajuan Desa, Lion Parcel Ajak Masyarakat Desa Ikuti Pelatihan Barista Kopi

JAKARTA_WARTAINDONESIA.co – Dalam rangka turut mendukung kemajuan perekonomian dan meningkatkan peluang kerja masyarakat desa dengan menggunakan pendekatan bisnis inklusif, Lion Parcel menggelar kegiatan Talk Show dan Pelatihan Barista Kopi.

Menggandeng Indonesia Coffee Academy (ICA) dari Anomali Group, Talk Show dan Pelatihan Barista Kopi yang diselenggarakan secara virtual diadakan selama dua hari sejak tanggal 3-4 November 2020.

Kegiatan yang mengusung tema “Jaga Kopi Indonesia” ini mengajak kurang lebih 1.000 masyarakat desa yang menjalankan usaha warung kopi di seluruh Indonesia.

Direktur Jenderal Pembangunan Daerah Tertinggal, Kemendes PDTT, Samsul Widodo menyampaikan, bahwa, salah satu komitmen utama proyek ISED adalah membangun promosi peluang kerja bagi masyarakat desa pada sektor pariwisata melalui pendekatan bisnis inklusif pada usaha/komoditas kopi.

“Keberhasilan pendekatan bisnis inklusif, ditentukan dengan adanya kerja sama yang baik antara pihak swasta dan publik, yang pada kesempatan ini diwakilkan oleh ICA dari Anomali Group dan Lion Parcel,” ucap Samsul, Senin, (07/11/20).

“Melalui kerja sama ini, kami ingin masyarakat desa mengerti peluang usaha apa saja dan standar kopiseperti apa yang dibutuhkan agar dapat berkembang menjadi lebih baik lagi,” imbuhnya.

Pendekatan bisnis inklusif merupakan suatu pendekatan usaha di mana masyarakat yang berada di piramida ekonomi yang paling dasar turut diikutsertakan dalam satu mata rantai usaha suatu perusahaan/entitas usaha.

Dikesempatan yang sama, Team Leader and Senior Advisor proyek ISED, Dian Vitriani menambahkan, fokus utama proyek ISED adalah meningkatkan peluang kerja pengembangan keterampilan serta pembangunan sektor swasta melalui bisnis inklusif di dua sektor utama yang salah satunya adalah sektor pariwisata di Lombok.

“Proyek ini menitikberatkan pada kerja sama antar pemangku kepentingan dari sektor publik dan swasta, karena proyek ISED berupaya menghadapi tantangan dari sisi permintaan (demand side) dengan berkerja secara erat dengan pihak swasta,” terang Dian.

Baca Juga  Difi A. : Semoga Kehadiran DC KSPB Dapat Meningkatkan Efektifitas Distribusi Antar Anggota Pesantren

Sedangkan, Head of Sales and Marketing, Anomali Coffee Group, Ryo Limijaya menyampaikan, bahwa, sejalan dengan misi dan visi Anomali Group, mengaku bangga dapat terlibat dalam kerja sama ini. Salah satu tujuan utama melakukan usaha adalah menJAGA Kopi Indonesia.

“Kami ingin sekali agar kopi di Indonesia memiliki standar nomer satu di dunia. Hal ini tentunya juga perlu didukung dengan keterampilan yang memadai dari pemilik usaha kopi sehingga baik pemilik usaha maupun penikmat kopi bisa merasakan manfaatnya bersama,” papar Ryo.

Dalam kesempatan ini perusahaan pengiriman barang Lion Parcel turut berkontribusi dalam membuka jaringan yang lebih luas dalam memberikan akses bagi masyarakat desa yang sulit terjangkau.

CEO Lion Parcel, Farian Kirana mengatakan, melalui kerja sama ini kami membuka akses masyarakat terkait usaha kopi terutama bagi mereka yang berada di wilayah yang sulit dijangkau. Sehingga ke depannya kopi Indonesia pun menjadi lebih diminati dan dicintai oleh seluruh masyarakat Indonesia dan internasional.

Kegiatan talk show interaktif dan pelatihan barista kopi dengan materi yang dipelajari antara lain mengenai pemahaman mengenai karakter biji kopi, demo virtual pemanggangan kopi, demo virtual pencicipan kopi, hingga penyeduhan kopi dengan standar yang telah diakui secara internasional. (*)

  • Pewarta : Angga/Tulus
  • Foto : Istimewa
  • Penerbit : Dwito

You may also like...