Pertamina Turut Dukung Misi Kemanusiaan RS Terapung Ksatria Airlangga

SURABAYA_WARTAINDONESIA.co — Dalam rangka mendukung misi kemanusiaan Rumah Sakit Terapung Ksatria Airlangga (RSTKA) ke wilayah Nusa Tenggara, Pertamina turut ambil andil dengan memberikan bantuan kelancaran operasional pelayaran Kapal RSTKA.

“Bantuna ini merupakan salah satu bagian program Pertamina Peduli untuk turut memberikan bantuan kesehatan dengan berkolaborasi bersama Fakultas Kesehatan Unair,” ucap Deden Idhani, Unit Manager Communication & CSR Pertamina Marketing Region Jatimbalinus, Selasa, (13/04/21).

Terlebih lagi, lanjut Deden, Pertamina juga tidak pernah berhenti untuk memberikan sumbangsihnya bagi bumi Nusa Tenggara. Dimana,  masyarakat yang berada diwilayah Nusa Tenggara sedang mengalami musibah dampak cuaca ekstrim

“Semoga, program kemanusiaan yang dijalankan oleh RS Terapung Ksatria bisa berjalan lancar hingga tujuan,” harapnya.

Kapal RSTKA ini akan bertolak dengan rute melalui Larantuka, Adonara dan juga wilayah sekitarnya. RSTKA ini akan menggelar layanan bagi masyarakat NTT salah satunya kegiatan cek kesehatan dengan pemeriksaan standar yang dilakukan oleh tenaga medis yang profesional.

Wakil Dekan Fakultas Kedokteran Univ. Airlangga, selaku perwakilan RSTKA, Dr Agus Hariyanto menyatakan ini sebagai upaya agar dokter lebih proaktif apalagi untuk daerah yang terpencil.

“Pertamina bersama dengan Ksatria Airlangga, mengemban misi mulia untuk peningkatan kualitas kesehatan masyarakat di daerah terdampak bencana dan juga terpencil, yang sulit diakses oleh transportasi darat,” tandas Agus.

Perlu diketahui, RS Terapung Ksatria Airlangga (RSTKA), yang diresmikan semenjak Tanggal 10 Januari 2017, dioperasikan oleh Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga. Kapal ini dibentuk layaknya kapal Phinisi dengan kayu tradisional berukuran panjang 27 meter dan lebar 7 meter.

Kapal ini dilengkapi dengan fasilitas medis modern termasuk di dalamnya dua kamar untuk tindakan operasi besar. Kapal ini melayani masyarakat yang tinggal di pulau terpencil secara gratis. Sudah banyak pulau yang didatangi oleh RSTKA dengan membawa relawan medis dalam perjalannya, hingga awal Tahun 2021 ini sudah ada 14.500 pasien yang tercatat telah dengan melakukan 2.492 pelayanan operasi. (*)

  • Pewarta : Tulus W
  • Foto : Istimewa
  • Penerbit : Dwito
Baca Juga  Optimalkan Pelayanan Saat Libur Natal dan Tahun Baru, Bank Mandiri Operasikan 18 kantor cabang

You may also like...